Sebanyak 21 Cucu Ahli waris di Magelang Mendadak Jadi Miliarder Terima UGR Tol Jogja-Bawen

Must Read
spot_img

Trankonmasinews – Senyum bahagia terlukis di wajah 21 Ahli waris ketika menerima pembayaran UGR  Tol Jogja-Bawen, di Balai Desa Pabelan, Kecamatan Mungkid, Kabpuaten Magelang, pada Selasa (22/8/2023).

Pasalnya, 21 ahli waris ini merupakan  cucu atau generasi kedua yang menerima pembayaran UGR atas tanah waris yang dimiliki oleh Kakek dan Neneknya terdahulu.

Adapun, lahan yang terdampak merupakan sawah di wilayah Desa Congkrang, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang yang terbagi atas dua bidang yakni, bidang pertama seluas 616 meter persegi dengan nilai Rp708.328.000.

Sedangkan, bidang kedua seluas 1.098 meter persegi dengan nilai Rp1,57 miliar.

Cucu pertama dari anak pertama, Pujianto (45) menceritakan, mulanya tanah tersebut adalah milik kakek dan neneknya.

Namun saat keduanya meninggal dunia, tanah itu belum sempat dibagikan kepada kelima anaknya.

“Iya tanah itu dari nenek, istilahnya Mbah kami. Terus diturunkan ke anaknya, ternyata anak habis  (meninggal dunia) teris diturunkan ke kita cucunya, ada 21 orang,” ujarnya usai menerima pembayaran UGR tersebut.

Ia menjelaskan, hingga saat ini tanah tersebut belum dibalik nama, masih atas nama si-pemilik pertama.

Akan tetapi, selama ini tanah tersebut dijaga oleh salah satu cucu dan ditanami padi.

“Tanah itu memang belum dibalik nama, masih satu sertifikat atas nama Mbah saya, Mbah Mertowiyono. Jadi, masih satu sertifikat,” ucapnya.

Kata dia, setelah mengetahui tanah Mbah-nya itu terdampak Tol Jogja-Bawen, dia dan cucu yang lain langsung berembuk. Hasilnya semua setuju tanah tersebut dibayar untuk Tol Jogja-Bawen.

“Hampir tiga bulan (berembuk), dari proses penilaian lahan sampai sekarang itu ada 3 bulan. Cucu ada yang dari Bandung dan Bogor, tetapi masih satu hari sampai, yang di luar Jawa tidak ada. Sekalian ajang silaturahmi. Ya, semua harus ngumpul untuk mempelancar semuanya. Dilalah kami semuanya akur,” ungkapnya.

Nantinya hasil UGR ini, kata dia, akan dibagikan lagi kepada 21 cucu garis keturunan Mbah Mertowiyono . Sedangkan, untuk  jumlahnya akan menyesuaikan dari hasil  kesepakatan.

“Akan kami bagikan ke keluarga semua masing-masing. Semua keluarga punya porsinya masing-masing. Untuk kegunaanya kan tiap keluarga punya kegunaan sendiri-sendiri. Tentu kami senang (menerima UGR), kami menunggunya sudah berapa bulan. Proses juga melelahkan dan bukan hal yang mudah,” papar dia

Terpisah, Kepala BPN Kabupaten Magelang, A Yani mengatakan, pembayaran UGR dengan penerima 21 ahli waris adalah rekor selama pembayaran UGR di wilayahnya.

Dia pun mengaku takjub dengan keguyuban para ahli waris ini.

“Ini rekor ya, saya takjub bisa seguyub ini. Biasanya untuk soal ahli waris tidak semudah ini. Tetapi, ini mereka 21 oramg bisa kompak semuanya,” urainya.

(Reza Ade)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Tender Proyek Tambelangan Banyuates Senilai 67 Miliar, Dimenangkan PT Cahaya Indah Asal Lamongan

Screnn Shot LPSE Kementerian PUPR. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Tender proyek Preservasi Jalan Tambelangan Banyuates dengan pagu anggaran sebesar...
- Advertisement -spot_img

HotNews

Tender Proyek Tambelangan Banyuates Senilai 67 Miliar, Dimenangkan PT Cahaya Indah Asal Lamongan

Screnn Shot LPSE Kementerian PUPR. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Tender proyek Preservasi Jalan Tambelangan Banyuates dengan pagu anggaran sebesar 67 miliar, berdasarkan pengumuman di...

Kekayaan Aisah Komisioner KPU Sampang Tembus Satu Miliar, Kalahkan Kekayaan Addy Imansyah

Siti Aisah, Komisioner KPU Sampang Periode 2019-2024. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Siti Aisah komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang yang baru menjabat satu periode...

Aniaya LSM, Adik Mantan Kades Anggersek Sampang Ditangkap Polisi

Ilustrasi Penangkapan Adik Mantan Kades Anggersek, Camplong, Sampang. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Polisi dengan cepat menangkap terduga pelaku penganiyaan terhadap LSM Komando HAM yang...

Tak Diperhatikan Pemkab Sampang, PJS Beri Bantuan Makanan ke Hutan Kera Nepa

Wartawan Yang Tergabung di Asosiasi Persatuan Jurnalis Sampang Memberi Makan Monyet Yang Sedang Kelaparan di Hutan Kera Nepa. (Foto: Varies) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Tidak mendapat...

LPSE Kementrian PUPR Rahasiakan Pemenang Lelang Jalan Kedungdung Bringkoning Bernilai 24 Miliar

Nama-Nama Penyedia Jasa Yang Melakukan Penawaran di Paket Jalan Daerah Kedungdung - Bringkoning, Sampang, Madura. (Foto: Screenshot LPSE Kementrian PUPR) Trankonmasinews.com, SAMPANG - LPSE Kementrian...

Polisi: Dugaan Sanjipak Oleh Slamet Junaidi Belum Dicabut, Informasinya Terlapor Kembalikan Sejumlah Uang

Ilustrasi Pengembalian Sejumlah Dana Oleh Slamet Junaidi ke H Toha. (Bye: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Tersiar kabar di media online bahwa laporan dugaan sanjipak atau...

Dugaan Sanjipak Oleh Slamet Junaidi Eks Bupati Sampang, Polisi Panggil Beberapa Saksi

Foto Ilustrasi Sanjilpak Atau Penipuan. (Bye: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Dugaan sanjipak alias penipuan berjumlah satu miliar rupiah disinyalir dilakukan oleh eks Bupati Sampang, H...

Pengumuman Pemenang Lelang Jalan Tambelangan Banyuates Senilai 67 Miliar Ditunda

Screnn Shot LPSE Kementrian PUPR. (Bye: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Pengumuman pemenang Preservasi Jalan Tambelangan - Banyuates dengan nilai anggaran 67 miliar berdasarkan LPSE Kementrian...

Tender Proyek Tambelangan Banyuates Senilai 67 Miliar, Dimenangkan PT Cahaya Indah...

Screnn Shot LPSE Kementerian PUPR. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Tender proyek Preservasi Jalan Tambelangan Banyuates dengan pagu anggaran sebesar 67 miliar, berdasarkan pengumuman di...

More Articles Like This