Manchester United Rencanakan Bangun Stadion Kapasitas 100.000 Penonton

Must Read
TRANKONMASI NEWS – Manchester United rencanakan pembangunan stadion megah, dengan kapasitas 100.000 duduk penonton di Inggris.

Rencana pembangunan stadion baru, klub Manchester United merupakan klub terbesar di Inggris ini, tidak menelan biaya sedikit kisaran mencapai dua miliar pound ($2,59 miliar).

Bos terbesar Manchester United Sir Jim Ratcliffe, mempecayakan desain kepada konsultan arsitek  Foster + Partners untuk mengembangkan rencana pembangunan pada bulan September 2025.

Menurut Sir Jim Ratcliffe rencana pembangunan stadion baru, berguna untuk para pecinta sepakbola bergengsi dan ia harapkan selesai dalam waktu lima tahun.

Pihak Liga Premier mengatakan, pada hari ini merupakan momentum bagi klub kami agar dapat mewujudkan stadion sepakbola bergengsi dan terhebat

Pembangunan untuk menyesuaikan harapan di seluruh Dunia, di tengah Old Trafford yang telah diregenerasi, kata Sir Jim Ratcliffe.

BACA JUGA: Telkomsel Gelar Showcase 5G di PON XXI 2024

Miliarder dari Inggris ini, keinginannya secara terbuka untuk membangun “Wembley di utara” yang baru dan dengan desain tercanggih.

BACA JUGA  Lomba Lari Jauh Pantura Sampang, Forkopimcam Banyuates Taklukkan Jarak Sepanjang 7,8 K

Semenjak ia menjadi pemilik minoritas pada bulan Februari tahun lalu, dan klub tersebut telah menelaah secara seksama,’

“Apakah akan membangun kembali stadion yang ada, yang telah menjadi kandang klub sejak tahun 1910, atau membangun yang baru, kenangnya.

BACA JUGA: Hepy Famili Berolahraga Bersama: Senam Keluarga di Desa Candirenggo

Manchester United telah resmi menunjuk Foster + Partners pada bulan September, untuk mewujudkan mengembangkan sentral dengan rencana untuk area sekitar Old Trafford, sebagai bagian dari proyek regenerasi.

Klub raksasa ini, telah mengumumkan dan meluncurkan desain arsitektur untuk stadion baru, yang akan menampilkan desain payung, pada sebuah acara pada Selasa pagi di London.

“Ini pasti menjadi salah satu proyek paling bergengsi dan menarik di dunia saat ini,” kata Norman Foster, direktur eksekutif Foster + Partners, dalam sebuah pernyataannya.

BACA JUGA: Banyumas Raih Penghargaan Kabupaten Kreatif Indonesia 2023

“Semuanya dimulai dengan pengalaman para penggemar, dan mereka membawa lebih dekat dari sebelumnya ke lapangan dan secara akustik menciptakan riuh yang dasyat.

BACA JUGA  Hepy Famili Berolahraga Bersama: Senam Keluarga di Desa Candirenggo

“Stadion ini dikurung oleh payung besar, yang menampung energi dan air hujan, serta menaungi plaza untuk publik yang luasnya dua kali lipat Trafalgar Square.”

Foster optimis bahwa mereka dapat, mempercepat proses pembangunan dan bermanfaat dari jaringan kanal di wilayah tersebut.

“Biasanya pembangunan stadion memakan waktu 10 tahun,” kata Foster. “Kami hanya memakan waktu mengurangi itu menjadi setengahnya. Lima tahun. (**Dilansir dari Reuters – Saidi**).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Modus “Hapus BI Checking” Kembali Makan Korban, Rakyat Kecil Terjebak Harapan Palsu

Trankonmasi news - Di tengah tekanan ekonomi yang semakin menghimpit, rakyat kecil kembali menjadi korban praktik penipuan berkedok solusi...

HotNews

Modus

Modus “Hapus BI Checking” Kembali Makan Korban, Rakyat Kecil Terjebak Harapan Palsu

Trankonmasi news - Di tengah tekanan ekonomi yang semakin menghimpit, rakyat kecil kembali menjadi korban praktik penipuan berkedok solusi keuangan. Modus “hapus BI Checking” dan...
Rakyat

Relawan Saling Serang, Rakyat Jadi Korban: Siapa yang Sebenarnya Dibela?

Fenomena Relawan Bertengkar dan Krisis Arah Perjuangan Trankonmasinews - Fenomena relawan yang saling bertengkar belakangan ini menjadi perhatian publik. Di berbagai ruang, baik nyata maupun...
Narkoba

Apel Ikrar Bebas Narkoba dan HP Ilegal, Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Tegaskan Zero...

Komitmen Bersama Berantas Narkoba di Dalam Lapas Jakarta, Trankonmasinews - 21 April 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam...
Kebijakan

Ketika Kebijakan Pusat Diabaikan: Ada Apa di Balik Penolakan WFH?

Oleh : Sriyanto Ahmad, C.PLA, C.LO, C.Me, Ketika Kebijakan Pusat Diabaikan: Ada Apa di Balik Penolakan WFH? Magelang, Trankonmadinews - Keputusan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk tidak...
Kepala desa

Sedekah Tanpa Pamrih: Menebar Kebaikan di Tengah Semarak Musim Pemilihan Kepala Desa

Trankonmasinews - Di tengah riuh rendah dan semangat yang menyelimuti pelaksanaan pemilihan kepala desa atau yang biasa disebut Pilkades, suasana di berbagai pelosok dusun...
Bandara

Bandara Douw Aturure Nabire: Dari Landasan Sunyi Menuju Pusat Pergerakan Ekonomi Papua Tengah

Trankonmasinews - Pembangunan Bandara Douw Aturure di Nabire bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Di mata rakyat, ini adalah harapan yang lama ditunggu—sebuah pintu pembuka...
Hukum

Bayang-bayang Tradisi dan Hukum: Mengupas Fenomena Judi Dadu dan Sambung Ayam di Tengah Masyarakat

Trankonmasinews - Di berbagai pelosok daerah, masih terdapat kegiatan yang menjadi perdebatan panjang antara nilai tradisi, ekonomi, dan hukum. Dua aktivitas yang sering menjadi...
Mbg

MBG: Antara Harapan Rakyat dan Realita di Lapangan

Trankonmasinews - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal digadang-gadang sebagai solusi besar: memperbaiki gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat. Di atas kertas, program MBG...
Modus

Modus “Hapus BI Checking” Kembali Makan Korban, Rakyat Kecil Terjebak Harapan...

Trankonmasi news - Di tengah tekanan ekonomi yang semakin menghimpit, rakyat kecil kembali menjadi korban praktik penipuan berkedok solusi keuangan. Modus “hapus BI Checking” dan...

More Articles Like This