Pantai Lon Malang Sampang Tumbuhkan Perekonomian Rakyat Madura

Must Read

Trankonmasinews.com, SAMPANG – Pantai Lon Malang Sampang Tumbuhkan Perekonomian Rakyat Madura  adalah  salah satu wisata  pantai andalan di Kabupaten Sampang yang terletak di ujung utara Sampang, ialah di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (05/05/2023).

Pantai Lon Malang
Pantai Lon Malang

Pantai Lon Malang memang sangat menawan, tak ayal jika dikunjungi banyak wisatawan baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Sehingga menumbuhkan perekonomian rakyat Madura wilayah Pantai Utara.

“Memang dengan adanya Pantai Lon Malang. Sangat membantu perekonomian rakyat Madura wilayah utara,” kata salah satu pedagang toko klontong di Banyuates Sampang.

Ia menjelaskan, pada siang hari sekira jam 13.00, dua hari menjelang lebaran ketupat. Tiba-tiba ada Bus Mini berhenti di depan toko mas dan hampir semua penumpangnya berbelanja di toko klontongku.

“Saya iseng mencoba bertanya pada salah satu penumpang, tujuannya kemana kok rombongan? Mereka menjawab, bahwa mau ke Pantai Lon Malang. Rombongan tersebut dari Kabupaten Sidoarjo, nah dari situ saya menilai bahwa Pantai Lon Malang menumbuhkan perekonomian rakyat Madura wilayah utara,” kata Denmas.

Hal senada juga diungkapkan oleh penjual pentol keliling yang mangkal di area parkir Pantai Lon Malang. Dengan polosnya Kakang pentol mengungkapkan bahwa omset kotornya setiap hari 700 ribu hingga 1 juta rupiah.

“Saya mangkal di sini mas sudah lama, kalau hari-hari biasa penghasilan saya 700ribu. Kalau pas hari libur bisa tembus 1 juta rupiah bahkan lebih mas. Memang dengan adanya Pantai Lon Malang, sangat membantu perekonomian rakyat,” ungkapnya dengan serius.

Sementara itu Mastuki, Owner Pantai Lon Malang saat diwawancarai oleh awak media. Ia mengungkapkan resep sukses Pantai Lon Malang menjadi wisata andalan Kabupaten Sampang.

“Suksesnya Pantai Lon Malang hingga dikenal banyak wisatawan tidak luput dari peran jurnalis dan tim promotor di media sosial. Karena, di zaman digitalisasi kita harus pintar membranding serta mempromosikan lewat media sosial. Dan harus menggandeng jurnalis, karena tanpa mereka kami tidak bisa apa-apa,” kata Mastuki.

Menurut Mastuki, selain menggandeng jurnalis. Kami juga menggandeng semua lini, seperti Perguruan Tinggi, Ormas, Tokoh Masyarakat, dan juga lapisan pemuda termasuk Mahasiswa yang ada di Pulau Madura,” tutur Mastuki dengan nada lemah lembut.

Saat disinggung terkait pedagang-pedagang yang mengadu nasib berjualan di Pantai Lon Malang. Mastuki menjelaskan, kalau pedagang yang ada di dalam lokasi Pantai Lon Malang itu mas, setiap bulan membayar retbusi sebesar 25 ribu rupiah.

“Jadi rakyat itu senang karena sangat membantu perekonomian masyarakat. Dan saya rasa uang 25 ribu itu wajar dan sangat terjangkau,” ungkap Mastuki.

Terakhir Mastuki menegaskan, untuk harga tiket masuk sebesar 8 ribu rupiah. Dan untuk orang tua yang membawa anaknya berwisata tidak perlu khawatir, karena setiap gerak-gerik anak-anak kalian jika bermain di Pantai akan selalu diawasi oleh penjaga pantai. Karena, takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tukasnya.

pariwisata  pantai  memang menarik tetapi   memerlukan  pengololaan yang serius  untuk ditangani terutama oleh Pemda dan  masyarakat atau suasta (Ries)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Korban BLN Turun Jalan, Penanganan Dinilai Lambat, Polisi Didesak Bertindak

SEMARANG – Ratusan massa yang mengaku sebagai korban Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) menggelar aksi unjuk rasa di depan...

HotNews

Korban BLN Turun Jalan, Penanganan Dinilai Lambat, Polisi Didesak Bertindak

SEMARANG – Ratusan massa yang mengaku sebagai korban Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Mapolda Jawa Tengah, Jalan...

Dua Kapal Jaminan Diklaim Terjual, Bank BPD Jateng Cabang Pati Siapkan Langkah Hukum

PATI – Kasus dugaan penjualan barang jaminan berupa dua unit kapal yang diagunkan di Bank BPD Jateng Cabang Pati menjadi sorotan publik setelah viral...
Idul fitri

Idul Fitri 1447 H: Hari Kemenangan atau Sekadar Seremonial?

Trankonmasinews - Idul Fitri 1 Syawal 1447 H kembali hadir sebagai momen sakral bagi umat Islam setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan...

Ratusan Juta Rupiah Melayang: Utomo dan Karyono Ungkap Penipuan Investasi Fiktif Kapal Sumber Barokah

PATI - Polemik kasus huru hara yang lagi beredar ramai di media sosial telah di perbincangkan dalam klarifikasi awak media kepada utomo dan karyono...
Wartawan

Hindari Label “Wartawan Abal-Abal” – Sertifikasi Melalui LSP Pers adalah Solusinya

Trankonmasinews - Di tengah derasnya arus informasi digital yang semakin sulit dibendung, profesi wartawan kini menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan. Kemudahan akses teknologi dan...
Putusan

Putusan MK No. 123/PUU-XXIII/2025: Penguatan Pasal 14 UU Tipikor dalam Penegakan Hukum Lingkungan Hidup

Sambutan Lembaga Lingkungan Hidup Trangreendo Trankonmasinews - Lembaga Lingkungan Hidup Trangreendo (Trans Global Green Indonesia) menyambut baik Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 123/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan oleh...

Kasus Mesin Kapal Manissejahtera Berbalik Arah: Dari Pelapor Jadi Terlapor

PATI – Perkara dugaan pencurian mesin kapal Manissejahtera yang sempat mencuat pada 2021 kembali memanas. Kasus yang sebelumnya berhenti karena minim bukti, kini justru...
Ramadhan

Safari Ramadhan Lindu Aji Puma 26: Berbagi Sembako dan Takjil untuk Panti Asuhan di...

Semarang, Trankonmasinews– Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, komunitas Lindu Aji Puma 26 menggelar kegiatan Safari Ramadhan pada Minggu, 15 Maret 2026 mulai...

More Articles Like This