Muswil Dekopinwil Jateng 2025 Kukuhkan Walid untuk Periode Kedua

Must Read

SEMARANG [Trankonmasinews] – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja dan Musyawarah Wilayah (Muswil) 2025 di Hotel Dalu, Jalan Brigjen Sudiarto No. 242, Semarang, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi gerakan koperasi di Jawa Tengah untuk memperkuat konsolidasi, meningkatkan sinergi kelembagaan, serta merumuskan arah strategis pembangunan ekonomi rakyat berbasis koperasi.

Acara dihadiri oleh Ketua Harian Dekopin Pusat Dr. Agung Sudjatmoko, M.Si, didampingi Syamsul Ridwan, S.Ag., S.H., M.H, serta Ketua Dekopinwil Jateng Assoc. Prof. Walid, S.Pd., M.Si, Drs. H. M. Basyori Anwar, M.Si, dan pengurus Dekopinda dari 32 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Walid menegaskan bahwa Muswil kali ini tidak hanya menjadi forum formal, tetapi juga ruang refleksi dan konsolidasi gerakan koperasi agar lebih adaptif dan berdaya saing.

“Kami menyampaikan rasa syukur kepada para peserta Rakerwil dan Muswil atas komitmen tinggi yang ditunjukkan. Kebersamaan ini menjadi motivasi besar bagi gerakan koperasi Jateng untuk terus maju,” ujarnya.

BACA JUGA  Koperasi Desa Bertransformasi Jadi Pusat Ekonomi Modern, Ini Tantangan dan Peluangnya

Walid juga menegaskan posisi Dekopin sebagai lembaga yang sah dan konstitusional, mitra strategis pemerintah dalam menjalankan amanat undang-undang perkoperasian.

“Kita adalah Dekopin yang sah dan konstitusional, mitra pemerintah karena undang-undang dan AD/ART-nya jelas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Dekopin Pusat Dr. Agung Sudjatmoko, M.Si yang membuka Muswil secara resmi menyoroti pentingnya transformasi kelembagaan dan tata kelola koperasi di tengah tantangan globalisasi ekonomi.
Agung juga menyinggung fenomena kebijakan nasional mengenai program pendirian Koperasi Merah Putih yang dinilainya perlu dikawal secara serius.

“Kebijakan pemerintah mendirikan 81.000 koperasi ini fenomena luar biasa. Jika berhasil tentu baik, tapi jika tidak, potensi kerugiannya besar. Kita harus memastikan gerakan koperasi tumbuh sehat dan berkelanjutan,” tandasnya.

Muswil Dekopinwil Jateng 2025 membahas sejumlah agenda penting, antara lain laporan pertanggungjawaban periode 2020–2025, pandangan umum peserta, serta pemilihan kepengurusan baru periode 2025–2030.
Melalui sidang pleno yang berlangsung dinamis dan penuh semangat kekeluargaan, peserta Muswil secara aklamasi kembali menetapkan Assoc. Prof. Walid, S.Pd., M.Si sebagai Ketua Dekopinwil Jawa Tengah periode 2025–2030.

BACA JUGA  KDMP dan BUMDes di Desa: Bolehkah Pengurusnya Rangkap Jabatan?

Keputusan ini disambut tepuk tangan meriah oleh seluruh peserta sebagai bentuk kepercayaan dan apresiasi terhadap kepemimpinan Walid selama lima tahun terakhir dalam memperkuat eksistensi koperasi di Jawa Tengah.

Menutup rangkaian acara, Ketua Panitia Muswil Drs. M. Basyori Anwar menyampaikan harapan agar hasil Muswil menjadi tonggak penting kebangkitan gerakan koperasi Jawa Tengah.

“Kami berharap semangat Muswil ini terus menyala, membawa koperasi Jateng menjadi gerakan ekonomi rakyat yang modern, mandiri, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya Muswil ini, Dekopinwil Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan ekonomi kerakyatan, serta menjadikan koperasi sebagai kekuatan nyata dalam membangun kesejahteraan bersama.

  @M.Taufiq

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Bayang-bayang Tradisi dan Hukum: Mengupas Fenomena Judi Dadu dan Sambung Ayam di Tengah Masyarakat

Trankonmasinews - Di berbagai pelosok daerah, masih terdapat kegiatan yang menjadi perdebatan panjang antara nilai tradisi, ekonomi, dan hukum....

HotNews

Hukum

Bayang-bayang Tradisi dan Hukum: Mengupas Fenomena Judi Dadu dan Sambung Ayam di Tengah Masyarakat

Trankonmasinews - Di berbagai pelosok daerah, masih terdapat kegiatan yang menjadi perdebatan panjang antara nilai tradisi, ekonomi, dan hukum. Dua aktivitas yang sering menjadi...
Mbg

MBG: Antara Harapan Rakyat dan Realita di Lapangan

Trankonmasinews - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal digadang-gadang sebagai solusi besar: memperbaiki gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat. Di atas kertas, program MBG...
BBM

TAJUK RENCANA: BBM Subsidi Ketika Aturan Menabrak Realita Desa

Oleh: Redaksi Trankonmasinews Trankonmasinews - Kebijakan tentang BBM subsidi kembali menyisakan ironi yang menyakitkan bagi rakyat kecil, khususnya mereka yang tinggal di pedesaan. Di atas...
Nasional

Roadshow Nasional AI Dorong Transformasi Digital Industri Manufaktur di Cikarang

Kolaborasi Strategis Percepat Transformasi Digital Nasional Cikarang, Trankonmasinews - Memasuki kota ketiga dari rangkaian Roadshow Nasional 10 Kota, kolaborasi antara Badan Siber dan Sandi Negara...
Jalan

BI Checking Jelek, Tergiur Jalan Pintas, Jadi Korban Penipuan oknum Broker

Jeratan Pinjaman Bank Ilegal di Tengah Desakan Ekonomi Trankonmasinews - Hidup sebagai rakyat kecil di tengah tekanan ekonomi bukan perkara mudah. Harga kebutuhan pokok terus...
Seruan

SERUAN MORAL DAN DOA UNTUK NEGERI

Semangat Kebersamaan dalam Keluarga Besar Transgreendo Trankonmasiinews - Keluarga besar Lembaga Lingkungan Hidup Trans Global Green Indonesia (Transgreendo) pimpinan Sriyanto Ahmad, S,pd menyerukan seruan kepada...
Allah

Gusti Allah Paring Pitedah Lewat Bungah lan Susah: Makna Ujian dalam Kehidupan

Memahami Kehendak Tuhan dalam Kebahagiaan dan Kesusahan Trankonmasinews - Dalam kehidupan sehari-hari, manusia cenderung hanya merasakan kehadiran Gusti Allah  hanya pada saat berada dalam kondisi...
Desa

Koperasi Desa Bertransformasi Jadi Pusat Ekonomi Modern, Ini Tantangan dan Peluangnya

Medan, Trankonmasinews – Koperasi desa kini tidak lagi hanya dipahami sebagai tempat simpan pinjam atau usaha kecil-kecilan. Pemerintah mendorong koperasi berkembang menjadi pusat kegiatan...
Hukum

Bayang-bayang Tradisi dan Hukum: Mengupas Fenomena Judi Dadu dan Sambung Ayam...

Trankonmasinews - Di berbagai pelosok daerah, masih terdapat kegiatan yang menjadi perdebatan panjang antara nilai tradisi, ekonomi, dan hukum. Dua aktivitas yang sering menjadi...

More Articles Like This