Jakarta, Trankonmasinews – Dewan Pimpinan Nasional Gabungan Pengusaha Merah Putih Indonesia (GAPEMPI) resmi memasuki era baru kepemimpinan. Minarni L. Panggabean dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPN GAPEMPI masa bakti 2026–2031 dalam prosesi khidmat yang digelar di Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Desi Albert Mamahit selaku Ketua Dewan Pembina DPN GAPEMPI. Momentum ini menandai langkah strategis organisasi dalam memperkuat peran pengusaha nasional untuk mendukung pembangunan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berdaya saing.
Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh nasional dan pimpinan organisasi lintas sektor. Tampak hadir Siti Hutami Endang Adiningsih, serta Theo L. Sambuaga yang juga memberikan pesan penting terkait sinergi dan kolaborasi.
Selain itu, hadir pula sejumlah tokoh penting seperti Ketua Umum FORMAS Handoyo Budhisejati, Ketua Umum PITI Serian Wijatno, Ketua Umum SMSI Firdaus, hingga Ketua Umum IWAPI Nita Yudi. Kehadiran mereka memperlihatkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap GAPEMPI sebagai wadah pengusaha nasional.

Hasil Munas I dan Struktur Kepengurusan
Minarni terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) I GAPEMPI yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta pada Januari 2026. Dalam keterangannya, ia mengaku membutuhkan waktu dua bulan untuk menyusun struktur organisasi yang solid dan berkomitmen.
Struktur kepengurusan diisi oleh tokoh-tokoh nasional dari berbagai latar belakang, termasuk kalangan pengusaha, akademisi, dan purnawirawan TNI. Di antaranya terdapat nama Hashim Djojohadikusumo dan Anindya Bakrie yang masuk dalam jajaran dewan kehormatan.
Dari unsur militer, turut bergabung Terawan Agus Putranto serta sejumlah purnawirawan lainnya. Sementara dari kalangan akademisi terdapat Prof. Lukman Djajadikusuma dan Dr. Endang Thohari.
Untuk pengurus harian, posisi Sekretaris Jenderal diemban oleh Ruddy Sumampouw dan Bendahara Umum oleh Roy Dorrius.
Usung Nilai Perjuangan dan Ekonomi Kerakyatan
Dalam sambutannya, Minarni menegaskan bahwa GAPEMPI bukan sekadar organisasi bisnis, tetapi juga membawa nilai historis perjuangan bangsa, khususnya semangat Peristiwa 14 Februari 1946.
Menurutnya, GAPEMPI hadir untuk memperkuat ekonomi nasional berbasis Pancasila dan UUD 1945 serta mendorong kesejahteraan rakyat secara berkeadilan.
“Kami tidak hanya membangun kekuatan ekonomi, tetapi juga melanjutkan semangat perjuangan demi kemakmuran rakyat,” tegas Minarni.
Dukung Visi Indonesia Emas 2045
GAPEMPI di bawah kepemimpinan Minarni menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto.
Organisasi ini mengusung tema “Mewujudkan Tujuan Organisasi dengan SDM yang Tangguh dan Berkualitas” dengan fokus pada penguatan struktur hingga tingkat daerah dan luar negeri, serta pengembangan teknologi digital dan e-commerce.
Dorongan Literasi Hukum dan Kolaborasi Digital
Dalam kesempatan yang sama, Soegiharto Santoso menekankan pentingnya literasi hukum bagi pelaku usaha, terutama dalam menghadapi era digital.
Ia menyebut aspek seperti perlindungan data, keamanan siber, dan kepatuhan regulasi menjadi faktor krusial dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.
APTIKNAS dan PERATIN, lanjutnya, membuka peluang kolaborasi strategis dengan GAPEMPI dalam bentuk edukasi hukum, pendampingan legal, serta penguatan tata kelola bisnis berbasis compliance.
Harapan dan Tantangan ke Depan
Sementara itu, Theo L. Sambuaga mengajak seluruh pengurus dan anggota GAPEMPI untuk menjaga semangat kebersamaan dan inovasi dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Dengan dukungan luas dan struktur organisasi yang kuat, GAPEMPI diharapkan mampu menjadi motor penggerak pengusaha nasional serta mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi kerakyatan.













