Korban BLN Turun Jalan, Penanganan Dinilai Lambat, Polisi Didesak Bertindak

Must Read

SEMARANG[Trankonmasinews ] – Ratusan massa yang mengaku sebagai korban Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Mapolda Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Rabu (1/4/2026). Mereka mendesak aparat kepolisian segera mengembalikan dana korban serta menangkap pihak yang diduga sebagai otak utama kasus tersebut.

Aksi diikuti korban dari berbagai daerah, tidak hanya dari Jawa Tengah, tetapi juga luar provinsi seperti Surabaya, Jember, Blitar, Tulungagung hingga Kediri. Massa datang menggunakan belasan bus dan berkumpul di sekitar area Taman Makam Pahlawan sebelum melakukan aksi.

Dalam orasinya, para korban menuntut penanganan kasus dilakukan secara transparan dan menyeluruh. Mereka menilai proses hukum berjalan lambat, sementara kerugian yang dialami mencapai ratusan juta rupiah per orang.

Salah satu korban asal Semarang, Agus Suryanto, mengaku telah menunggu kepastian pengembalian dana lebih dari satu tahun tanpa hasil.
“Sudah lebih dari satu tahun kami hanya diberi janji. Sampai sekarang tidak ada kejelasan pengembalian dana,” ujarnya.

Para korban juga menyoroti dugaan praktik pengelolaan dana yang tidak transparan serta indikasi aliran dana ke pihak di luar koperasi.

BACA JUGA  Warga Madura Mengeluh Jalan di Suramadu Banyak Berlubang

Mereka meminta kepolisian menindaklanjuti rekomendasi Komisi III DPR RI dan segera menetapkan tersangka utama.

Jonathan, korban lainnya, menyebut kasus tersebut diduga melibatkan sindikat terstruktur dalam pengelolaan keuangan koperasi. Ia juga menyinggung adanya dugaan aliran dana ke rekening di luar institusi koperasi.

“Ini jelas sindikat terstruktur. Jika otak utamanya tidak ditangkap, praktik seperti ini bisa terulang dan korban akan terus bertambah,” tegasnya.

Hal senada disampaikan korban lainnya, Soleh, yang meminta kepolisian bertindak tegas untuk mempercepat proses hukum.

“Polisi harus segera menangkap pelaku utama dan jaringannya agar tidak muncul korban baru,” katanya.

Para korban berharap aparat penegak hukum segera mempercepat penyelidikan dan mengungkap kasus secara tuntas.

Mereka juga menyampaikan rencana untuk kembali beraudiensi dengan Komisi III DPR RI pada April ini guna mendorong percepatan penanganan perkara tersebut.

&M.Taufiq

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi Mulai Terwujud

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai...

HotNews

TNI

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi Mulai Terwujud

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cemara, Desa Tempuran, Kecamatan Simo,...
Militer

Langit RI Dibuka untuk Militer AS? Dokumen Bocor Picu Alarm Kedaulatan Nasional

Jakarta , Trankonmasinews — Isu sensitif kembali mengguncang ruang publik Indonesia. Kali ini, menyangkut dugaan rencana pemberian akses lintas udara tanpa batas (blanket overflight)...
AS Iran Gelar Negosiasi

AS Iran Gelar Negosiasi Langsung Pertama Sejak 1979, Apakah Perdamaian Mungkin?

AS Iran Gelar Negosiasi Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya sejak krisis diplomatik besar pada Revolusi Iran 1979,...
Trump

Trump Pertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran, Dunia Kembali Tegang

Trankonmasinews - Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan opsi “serangan militer terbatas” terhadap Iran. Wacana ini mencuat usai perundingan panjang selama...

Kearifan Jawa vs Mental Korup: Saat Elit Diam, Kebenaran Dikorbankan

Kearifan Jawa yang Tinggal Slogan Trsnkonmasinews - Di negeri yang katanya menjunjung tinggi budaya dan adab ketimuran, kita justru menyaksikan ironi yang semakin nyata. Kearifan...
Waras

Tetap Waras di Tengah Riuhnya Kegaduhan Politik

Renungan Minggu Pagi untuk keluarga besar Transgreendo dimanapun berada. Pagi ini, ketika matahari mulai menghangatkan bumi dengan sinarnya yang lembut, kita dihadapkan pada pilihan sederhana...
Belajar

Belajar dari “Anjing”: Refleksi Kejujuran, Kepatuhan, dan Kemanusiaan

Ketika Hewan Mengajarkan Nilai Kehidupan Trankonmasinews - Belajar tidak selalu harus dari manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, justru sering kali kita menemukan pelajaran berharga dari hal-hal...
Dandim

Dandim Boyolali Serahkan 71 Armada Koperasi Merah Putih, Dorong Kemandirian Desa

71 Desa di Boyolali Terima Kendaraan Operasional Koperasi Boyolali, Trankonmasinews – Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian desa terus dilakukan. Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali,...
TNI

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi...

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cemara, Desa Tempuran, Kecamatan Simo,...

More Articles Like This