Dua Kapal Jaminan Diklaim Terjual, Bank BPD Jateng Cabang Pati Siapkan Langkah Hukum

Must Read

PATI[Trankomasinews] – Kasus dugaan penjualan barang jaminan berupa dua unit kapal yang diagunkan di Bank BPD Jateng Cabang Pati menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Cabang Bank BPD Jateng Pati, Pramudianto, memberikan klarifikasi terkait kronologi serta posisi hukum bank dalam perkara tersebut, Kamis (26/3).

Pramudianto menjelaskan, kredit tersebut berasal dari debitur yang mengajukan pinjaman pada tahun 2014. Namun, setelah berjalan sekitar tiga tahun, debitur mengalami kemacetan pembayaran hingga saat ini.

“Debitur mulai mengalami kredit macet sejak sekitar tahun 2017 dan belum ada penyelesaian sampai sekarang,” ujarnya.

Sebagai langkah penyelesaian kredit bermasalah, pihak bank sebenarnya telah merencanakan pelelangan terhadap barang jaminan berupa dua kapal tersebut.

Namun proses tersebut terhenti setelah muncul pihak lain yang mengklaim telah membeli objek jaminan.

“Pada saat akan dilakukan pelelangan, tiba-tiba ada seseorang berinisial J yang datang ke Bank BPD Jateng dan mengaku telah membeli dua kapal tersebut.

Karena adanya klaim tersebut, proses pelelangan tidak dapat dilanjutkan dan kini masuk dalam sengketa,” jelasnya.

BACA JUGA  Aniaya LSM, Adik Mantan Kades Anggersek Sampang Ditangkap Polisi

Menurut Pramudianto, hingga saat ini data kepemilikan jaminan masih tercatat atas nama debitur, yakni Budi, dan belum terdapat perubahan administrasi apapun di pihak bank.
“Data jaminan yang kami miliki masih atas nama debitur. Tidak ada perubahan administrasi yang tercatat di bank,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, apabila benar terjadi transaksi penjualan terhadap barang jaminan tersebut, maka hal itu berada di luar kewenangan dan sepengetahuan pihak bank.

“Jika memang ada penjualan jaminan, itu di luar kapasitas kami. Oleh karena itu, kami akan melaporkan persoalan ini ke Bank BPD Jateng Pusat untuk dilakukan kajian oleh tim hukum,” lanjutnya.

Pihak Bank BPD Jateng, kata dia, memastikan tidak akan tinggal diam dan akan menempuh langkah hukum guna melindungi hak serta kepentingan bank.

“Jelas, kami akan menempuh langkah-langkah hukum guna melindungi hak dan kepentingan bank,” pungkas Pramudianto.

Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat, khususnya terkait mekanisme penjualan barang jaminan, legalitas kepemilikan aset, serta perlindungan hukum bagi pihak perbankan dan debitur.

BACA JUGA  Trump Pertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran, Dunia Kembali Tegang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi Mulai Terwujud

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai...

HotNews

TNI

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi Mulai Terwujud

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cemara, Desa Tempuran, Kecamatan Simo,...
Militer

Langit RI Dibuka untuk Militer AS? Dokumen Bocor Picu Alarm Kedaulatan Nasional

Jakarta , Trankonmasinews — Isu sensitif kembali mengguncang ruang publik Indonesia. Kali ini, menyangkut dugaan rencana pemberian akses lintas udara tanpa batas (blanket overflight)...
AS Iran Gelar Negosiasi

AS Iran Gelar Negosiasi Langsung Pertama Sejak 1979, Apakah Perdamaian Mungkin?

AS Iran Gelar Negosiasi Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya sejak krisis diplomatik besar pada Revolusi Iran 1979,...
Trump

Trump Pertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran, Dunia Kembali Tegang

Trankonmasinews - Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan opsi “serangan militer terbatas” terhadap Iran. Wacana ini mencuat usai perundingan panjang selama...

Kearifan Jawa vs Mental Korup: Saat Elit Diam, Kebenaran Dikorbankan

Kearifan Jawa yang Tinggal Slogan Trsnkonmasinews - Di negeri yang katanya menjunjung tinggi budaya dan adab ketimuran, kita justru menyaksikan ironi yang semakin nyata. Kearifan...
Waras

Tetap Waras di Tengah Riuhnya Kegaduhan Politik

Renungan Minggu Pagi untuk keluarga besar Transgreendo dimanapun berada. Pagi ini, ketika matahari mulai menghangatkan bumi dengan sinarnya yang lembut, kita dihadapkan pada pilihan sederhana...
Belajar

Belajar dari “Anjing”: Refleksi Kejujuran, Kepatuhan, dan Kemanusiaan

Ketika Hewan Mengajarkan Nilai Kehidupan Trankonmasinews - Belajar tidak selalu harus dari manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, justru sering kali kita menemukan pelajaran berharga dari hal-hal...
Dandim

Dandim Boyolali Serahkan 71 Armada Koperasi Merah Putih, Dorong Kemandirian Desa

71 Desa di Boyolali Terima Kendaraan Operasional Koperasi Boyolali, Trankonmasinews – Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian desa terus dilakukan. Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali,...
TNI

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi...

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cemara, Desa Tempuran, Kecamatan Simo,...

More Articles Like This