Trans Global Green Indonesia Gelar Halal Bihalal dan Kukuhkan Pengurus Soloraya, Soroti Kerusakan Lingkungan

Must Read

Magelang, Trankonmasinews – Lembaga lingkungan hidup Trans Global Green Indonesia (Trans Greendo) menggelar acara halal bihalal di Warung Makan Putri Merbabu, depan Resto Cublak Cublak Suweng, Pakis, Magelang, Sabtu (4/4/2026).

Halal Bihalal di Magelang Jadi Ajang Konsolidasi dan Kritik Terbuka atas Maraknya Bencana

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum konsolidasi organisasi sekaligus pengukuhan kepengurusan wilayah Soloraya.

Ketua Umum Trans Greendo, Sriyanto Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya bencana yang terjadi di berbagai daerah.

Baca juga: 

Idul Fitri 1447 H: Hari Kemenangan atau Sekadar Seremonial?

Ia menilai, kerusakan lingkungan saat ini tidak bisa dilepaskan dari lemahnya pengawasan serta kepentingan ekonomi yang kerap mengabaikan keselamatan rakyat.

“Bencana hari ini bukan semata-mata karena faktor alam. Ini juga akibat dari pembiaran. Ketika hutan ditebang, ketika tata ruang dilanggar, ketika izin dikeluarkan tanpa kontrol, maka yang dikorbankan adalah rakyat kecil,” tegasnya.

Trans

Ia juga menyinggung peran pemerintah dan korporasi yang dinilai belum maksimal dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

BACA JUGA  Ancaman Limbah Pabrik, Kerusakan Tata Ruang, dan Galian C terhadap Lingkungan Hidup

“Jangan sampai pembangunan hanya menguntungkan segelintir pihak, sementara masyarakat luas harus menanggung dampak banjir, longsor, dan krisis air.

Kalau lingkungan terus dijadikan korban, maka sebenarnya kita sedang mewariskan bencana,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Trans Greendo secara resmi mengukuhkan kepengurusan wilayah Soloraya. Jiyono dipercaya sebagai ketua wilayah, didampingi Iskandar sebagai Ketua II, serta Marwoto sebagai bendahara. Sementara itu, posisi Divisi Hukum diemban oleh Yudo Kastiawan, SH.

Pengukuhan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat gerakan advokasi lingkungan di tingkat daerah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Sriyanto juga menegaskan bahwa gerakan lingkungan tidak boleh hanya menjadi slogan.

“Kalau aturan hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas, maka kerusakan akan terus berulang. Sudah saatnya keberpihakan itu jelas: apakah pada lingkungan dan rakyat, atau pada kepentingan modal,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi Mulai Terwujud

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai...

HotNews

TNI

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi Mulai Terwujud

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cemara, Desa Tempuran, Kecamatan Simo,...
Militer

Langit RI Dibuka untuk Militer AS? Dokumen Bocor Picu Alarm Kedaulatan Nasional

Jakarta , Trankonmasinews — Isu sensitif kembali mengguncang ruang publik Indonesia. Kali ini, menyangkut dugaan rencana pemberian akses lintas udara tanpa batas (blanket overflight)...
AS Iran Gelar Negosiasi

AS Iran Gelar Negosiasi Langsung Pertama Sejak 1979, Apakah Perdamaian Mungkin?

AS Iran Gelar Negosiasi Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya sejak krisis diplomatik besar pada Revolusi Iran 1979,...
Trump

Trump Pertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran, Dunia Kembali Tegang

Trankonmasinews - Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan opsi “serangan militer terbatas” terhadap Iran. Wacana ini mencuat usai perundingan panjang selama...

Kearifan Jawa vs Mental Korup: Saat Elit Diam, Kebenaran Dikorbankan

Kearifan Jawa yang Tinggal Slogan Trsnkonmasinews - Di negeri yang katanya menjunjung tinggi budaya dan adab ketimuran, kita justru menyaksikan ironi yang semakin nyata. Kearifan...
Waras

Tetap Waras di Tengah Riuhnya Kegaduhan Politik

Renungan Minggu Pagi untuk keluarga besar Transgreendo dimanapun berada. Pagi ini, ketika matahari mulai menghangatkan bumi dengan sinarnya yang lembut, kita dihadapkan pada pilihan sederhana...
Belajar

Belajar dari “Anjing”: Refleksi Kejujuran, Kepatuhan, dan Kemanusiaan

Ketika Hewan Mengajarkan Nilai Kehidupan Trankonmasinews - Belajar tidak selalu harus dari manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, justru sering kali kita menemukan pelajaran berharga dari hal-hal...
Dandim

Dandim Boyolali Serahkan 71 Armada Koperasi Merah Putih, Dorong Kemandirian Desa

71 Desa di Boyolali Terima Kendaraan Operasional Koperasi Boyolali, Trankonmasinews – Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian desa terus dilakukan. Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali,...
TNI

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi...

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cemara, Desa Tempuran, Kecamatan Simo,...

More Articles Like This