Pemerintah Pastikan Dana Desa 2025 yang Belum Cair Dibayar Tahun 2026

Must Read

Trankonmasinews

Pemerintah pusat melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), didukung oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri, memastikan bahwa kekurangan pembayaran Dana Desa 2025 akan dilunasi penuh pada tahun anggaran 2026. Pernyataan ini disampaikan menyusul kekhawatiran banyak desa bahwa sebagian DD 2025 terancam hangus setelah regulasi baru.

Menurut Menteri Desa, pembiayaan kekurangan DD 2025 tidak akan mengurangi pagu Dana Desa tahun 2026. Selisih yang belum dibayarkan akan dicatat sebagai kewajiban dan dialokasikan dari sumber pendapatan selain Dana Desa.

Keputusan ini muncul setelah koordinasi intensif antar kementerian dan sejumlah asosiasi pemerintahan desa, termasuk Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI). Banyak desa sebelumnya sempat resah karena aturan baru di 2025 memunculkan potensi DD tahap II — terutama bagian non-earmarked — tidak cair jika syarat administratif belum terpenuhi. Lampung Raya News

Demi menyelesaikan kekurangan pembayaran, pemerintah menyiapkan beberapa skema: memanfaatkan sisa dana earmarked, penyertaan modal desa ke badan usaha milik desa (BUMDes), menggunakan penghematan anggaran atau SILPA 2025, hingga memindahkan sisa kewajiban ke anggaran 2026. Jika empat upaya teknis itu belum cukup, selisih akan dibayar di 2026 lewat sumber dana di luar Dana Desa.

BACA JUGA  Dandim 0716/Demak Ingatkan Anggota Untuk Menjaga Netralitas TNI Pada Pemilu 2024

Asosiasi pemerintahan desa menyambut baik keputusan ini. Mereka menilai kebijakan ini memberikan angin segar bagi desa-desa yang sempat khawatir akan kehilangan dana mendesak akibat aturan baru. Beberapa kepala desa berharap pelunasan ini segera direalisasikan agar pembangunan dan program desa tidak terhambat.

Meski demikian, pemerintah juga mengingatkan bahwa pencairan tetap mengikuti prosedur dan verifikasi yang berlaku. Desa yang sebelumnya belum memenuhi syarat administratif tetap harus menuntaskan kewajibannya untuk mendapatkan dana tersebut — hanya saja, dana tidak dinyatakan hangus atau dibatalkan, melainkan dialihkan pelunasannya ke tahun anggaran berikutnya.

Keputusan ini diharapkan mampu meredakan kekhawatiran banyak pihak dan menjaga kesinambungan pembangunan di desa-desa terdampak. Bagi sejumlah desa yang sempat “menggantung” — menunggu kejelasan — kabar ini pasti menjadi pelipur lara dan harapan baru agar program pembangunan 2025 bisa tetap terlaksana lewat pencairan Dana Desa 2026.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi Mulai Terwujud

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai...

HotNews

TNI

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi Mulai Terwujud

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cemara, Desa Tempuran, Kecamatan Simo,...
Militer

Langit RI Dibuka untuk Militer AS? Dokumen Bocor Picu Alarm Kedaulatan Nasional

Jakarta , Trankonmasinews — Isu sensitif kembali mengguncang ruang publik Indonesia. Kali ini, menyangkut dugaan rencana pemberian akses lintas udara tanpa batas (blanket overflight)...
AS Iran Gelar Negosiasi

AS Iran Gelar Negosiasi Langsung Pertama Sejak 1979, Apakah Perdamaian Mungkin?

AS Iran Gelar Negosiasi Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya sejak krisis diplomatik besar pada Revolusi Iran 1979,...
Trump

Trump Pertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran, Dunia Kembali Tegang

Trankonmasinews - Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan opsi “serangan militer terbatas” terhadap Iran. Wacana ini mencuat usai perundingan panjang selama...

Kearifan Jawa vs Mental Korup: Saat Elit Diam, Kebenaran Dikorbankan

Kearifan Jawa yang Tinggal Slogan Trsnkonmasinews - Di negeri yang katanya menjunjung tinggi budaya dan adab ketimuran, kita justru menyaksikan ironi yang semakin nyata. Kearifan...
Waras

Tetap Waras di Tengah Riuhnya Kegaduhan Politik

Renungan Minggu Pagi untuk keluarga besar Transgreendo dimanapun berada. Pagi ini, ketika matahari mulai menghangatkan bumi dengan sinarnya yang lembut, kita dihadapkan pada pilihan sederhana...
Belajar

Belajar dari “Anjing”: Refleksi Kejujuran, Kepatuhan, dan Kemanusiaan

Ketika Hewan Mengajarkan Nilai Kehidupan Trankonmasinews - Belajar tidak selalu harus dari manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, justru sering kali kita menemukan pelajaran berharga dari hal-hal...
Dandim

Dandim Boyolali Serahkan 71 Armada Koperasi Merah Putih, Dorong Kemandirian Desa

71 Desa di Boyolali Terima Kendaraan Operasional Koperasi Boyolali, Trankonmasinews – Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian desa terus dilakukan. Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali,...
TNI

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi...

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cemara, Desa Tempuran, Kecamatan Simo,...

More Articles Like This