Isu Ijasah Jokowi, Siapakah Aktor Utama..?

Must Read
TRANKONMASI NEWS- Penyebaran isu Ijazah mantan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) para, awak media berkumpul di kediaman Solo Jawa Tengah. Pada Rabu, (11/4/25).

Saat berkembangnya terkait isu Ijazah, menurut keterangan di himpun dari awak media, dan membenarkan di kediaman Jokowi di Sumber Solo.

Para awak media berkumpul di kediaman Jokowi, sambil menunggu mantan presiden ke-7 ini.

Namun tidak berselang lama, Jokowi menemui awak media dengan memakai kemeja putih, disertai kedua Map di genggaman nya.

Seloroh berkata ia mengatakan kepada awak media, ” kedua map ini rekan-rekan media perlu diketahui telah tercantum ijazah saya dari SD hingga SMA hingga SI dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Namun awak media membenarkan adanya, sebuah map berisikan ijazah yakni SD Negeri Tirtoyoso Surakarta, SMP Negeri 1 Surakarta, SMA Negeri 6 Surakarta Jawa Tengah.

Dan selanjutnya terlihat satu map ijazah  SI yang diperlihatkan kepada wartawan dari mantan presiden ke-7.

Jokowi sempat bergurau dengan mengatakan, bahwa map untuk menyimpan ijazah SD hingga SMA itu tidak asli.

Sedangkan map untuk menyimpan ijazah S1 miliknya merupakan stopmap asli dari UGM.

BACA JUGA: Projo Gelar Rakernas 14 Oktober, Jokowi dan Prabowo Akan Hadir.

Sementara itu, di setiap ijazah terlihat pasfoto Jokowi sesuai jenjang sekolahnya.

BACA JUGA  Ulang Tahun ke-87 Sidarto Danusubroto Diberikan Nyanyian Guntur SP

Pada ijazah UGM, tampak foto Jokowi mengenakan kaca mata. Jokowi pun menjelaskan bahwa dulu matanya minus.

Menurut Jokowi, kaca mata itu sudah pecah dan dulu dia tidak mampu membeli lagi.

Adapun pada hari Rabu kemarin, Jokowi kedatangan masa dari TPUA yang ingin mengklarifikasi tentang keaslian ijazah dari UGM.

Jokowi sempat menerima perwakilan kelompok itu, namun ia memilih tidak memperlihatkan ijazahnya kepada mereka.

Sehari sebelumnya, TPUA juga mendatangi Fakultas Kehutanan UGM untuk memverifikasi ijazah Jokowi.

Menurut Saidi Hartono dibalik gembar gembornya, soal ijazah mantan Presiden ke-7 ini ada aktor hebat yang mempunyai sifat dengki dan dendam padanya.

Soalnya kita tahu siapa yang tidak menginginkan Jokowi jadi Presiden, walau ia pernah menjadi seorang politisi senior ketika berduet bersama.

Kita coba tarik, rekam jejak di media dan televisi swasta yang tersebar pada tahun 2013-2014 dan 2023-2024.

Ini pendapat saya secara pribadi, dan penomena ini dibuat sedemikian rupa agar massa pendukung Pak Jokowi pudar, ujar Saidi Hartono dan juga selaku ketua DPD Serikat Praktisi Media Indonesia.

Pertambangan Emas di Papua FREEPORT

Berawal persoalan ini bermula pada, pertambangan emas yang terletak di Papua yang dikuasai oleh (PT Freeport) pada sepuluh tahun silam lalu.

BACA JUGA  Insan Pers: SKW Berlogo Burung Garuda Resmi Diakui Negara

Sebelum Jokowi jadi Presiden, yang kemudian saham PT Freeport di ambil alih oleh pemerintah atas kebijakan Jokowi selaku Presiden.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Ingatkan Pupuk Subsidi Jangan Sampai Dijual ke Bukan Petani

Namun inilah pemicu utama yang menurut saya, mereka tidak mendapatkan setoran dari PT Freeport.

Memang hal itu tidak bisa dibuktikan, namun kita tahu mereka menurut Saya berafeliasi pihak asing sangat kuat disana.

BACA JUGA: Jet Matic Sampang Juara 3 Karapan Sapi Piala Presiden Jokowidodo

Dan hal itu juga, kita bisa gali perusahaan-perusahaan yang mereka miliki dari company profile dan hingga referensi rekanan perusahaan mereka.

Pak Jokowi menurut saya adalah pemimpin amanah dan jujur, walau sedikit ada kekurangan wajar menurut saya, namanya juga manusia, bukan malaikat.

Kita ini bukan malaikat, pasti mempunyai kekurangan. Namun bergulirnya kencang tak henti-hentinya, dari ujaran kebencian fitnahan sana sini, dialamatkan ke pribadi Pak Jokowi, ini menurut saya tidak fair.

BACA JUGA: Presiden Joko Widodo Resmikan Ground Breaking Kampus 2 Universitas Muhammadyah Purwokerto

Dimana peran penegak hukum, dimana peran pembuat undang undang,(DPR RI) ketika seorang Presiden ke-7 masih menjabat.

“Dan hingga purna tugas pun (Jokowi) masih saja terjadi, ujaran kebencian dialamatkan padanya dengan berbagai cara.

BACA JUGA  Minarni Panggabean Resmi Pimpin GAPEMPI 2026–2031, Siap Perkuat Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Yang seharusnya menikmati masa purna tugas itu, dengan tenang dan bercengkrama dengan keluarga dengan penuh kedamaian.

BACA JUGA: Pengawasan Konten Internet Jelang Pemilu 2024

Berikut rentetan di bawah ini dilansir dari Metro TV

https://www.metrotvnews.com/play/kBVC2xwP-selain-rocky-gerung-daftar-orang-yang-pernah-hina-jokowi.

Dilansir dari Kompas.com.

Sebelum “Nyapres”, Jokowi Disarankan Konsisten Bangun Jakarta. (13 Juli 2013 Kompas.com).

BACA JUGA: Berkunjung ke Gudang Bulog Klahang Banyumas, Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Pangan dan BLT El Nino

Jusuf Kalla Sebut Jokowi Sudah Berubah, Minta Bertemu Tak Dipenuhi Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menyebut Presiden Joko Widodo saat ini sudah berubah. Hal itu diungkapkan JK dalam acara Gaspol! Kompas.com.

Saya ingin mengingatkan kepada mereka (wahai) penyebar ujaran kebencian maupun (aktor) sadarlah dirimu, ingat agamamu dan ibadahmu, sia sia saja engkau menanamkan kebaikan.

Ketika di liang lahat nanti menghantui dirimu, atas dosa dosamu sadarlah sebelum malaikat menjemputmu dengan pedih.

Hartamu tidak dapat mewakili dosa dosamu yang sangat pedih, melainkan dialam kubur menjadi makhluk mengerikan berkeliaran di batu nisanmu tanpa ada yang menolongmu.

(Penulis Saidi Hartono berdasarkan fakta yang terangkum di seluruh media elektronik maupun televisi swasta).

[

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Modus “Hapus BI Checking” Kembali Makan Korban, Rakyat Kecil Terjebak Harapan Palsu

Trankonmasi news - Di tengah tekanan ekonomi yang semakin menghimpit, rakyat kecil kembali menjadi korban praktik penipuan berkedok solusi...

HotNews

Modus

Modus “Hapus BI Checking” Kembali Makan Korban, Rakyat Kecil Terjebak Harapan Palsu

Trankonmasi news - Di tengah tekanan ekonomi yang semakin menghimpit, rakyat kecil kembali menjadi korban praktik penipuan berkedok solusi keuangan. Modus “hapus BI Checking” dan...
Rakyat

Relawan Saling Serang, Rakyat Jadi Korban: Siapa yang Sebenarnya Dibela?

Fenomena Relawan Bertengkar dan Krisis Arah Perjuangan Trankonmasinews - Fenomena relawan yang saling bertengkar belakangan ini menjadi perhatian publik. Di berbagai ruang, baik nyata maupun...
Narkoba

Apel Ikrar Bebas Narkoba dan HP Ilegal, Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Tegaskan Zero...

Komitmen Bersama Berantas Narkoba di Dalam Lapas Jakarta, Trankonmasinews - 21 April 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam...
Kebijakan

Ketika Kebijakan Pusat Diabaikan: Ada Apa di Balik Penolakan WFH?

Oleh : Sriyanto Ahmad, C.PLA, C.LO, C.Me, Ketika Kebijakan Pusat Diabaikan: Ada Apa di Balik Penolakan WFH? Magelang, Trankonmadinews - Keputusan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk tidak...
Kepala desa

Sedekah Tanpa Pamrih: Menebar Kebaikan di Tengah Semarak Musim Pemilihan Kepala Desa

Trankonmasinews - Di tengah riuh rendah dan semangat yang menyelimuti pelaksanaan pemilihan kepala desa atau yang biasa disebut Pilkades, suasana di berbagai pelosok dusun...
Bandara

Bandara Douw Aturure Nabire: Dari Landasan Sunyi Menuju Pusat Pergerakan Ekonomi Papua Tengah

Trankonmasinews - Pembangunan Bandara Douw Aturure di Nabire bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Di mata rakyat, ini adalah harapan yang lama ditunggu—sebuah pintu pembuka...
Hukum

Bayang-bayang Tradisi dan Hukum: Mengupas Fenomena Judi Dadu dan Sambung Ayam di Tengah Masyarakat

Trankonmasinews - Di berbagai pelosok daerah, masih terdapat kegiatan yang menjadi perdebatan panjang antara nilai tradisi, ekonomi, dan hukum. Dua aktivitas yang sering menjadi...
Mbg

MBG: Antara Harapan Rakyat dan Realita di Lapangan

Trankonmasinews - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal digadang-gadang sebagai solusi besar: memperbaiki gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat. Di atas kertas, program MBG...
Modus

Modus “Hapus BI Checking” Kembali Makan Korban, Rakyat Kecil Terjebak Harapan...

Trankonmasi news - Di tengah tekanan ekonomi yang semakin menghimpit, rakyat kecil kembali menjadi korban praktik penipuan berkedok solusi keuangan. Modus “hapus BI Checking” dan...

More Articles Like This