Ketika Kursi Kekuasaan Membuat Elite Lupa Jalan Pulang

Must Read

Trankonmasinews – Ada satu penyakit lama dalam dunia politik kita: Ketika elite lupa jalan pulang. Penyakit ini tidak menyerang kader biasa, tetapi justru mereka yang telah sampai di puncak.

Mereka yang dulunya berangkat bersama, berjuang bersama, dan berjanji tidak akan meninggalkan siapa pun di belakang.

Keluhan itu datang dari kader di tingkat DPC dan PAC dan seluruh ranting se Kabupaten Boyolali, Mereka bukan orang luar. Mereka adalah tulang punggung partai. Mereka yang memasang bendera di tengah panas, mengetuk pintu warga tanpa lelah, dan menjadi wajah partai di tengah masyarakat.

Tetapi hari ini, mereka merasa seperti anak ayam yang kehilangan induknya, yang bertebaran kesana kemari tidak jelas tujuannya,

Ironisnya, mereka yang dulu berjalan bersama kini berubah setelah jabatan diraih. Ada yang setelah menjadi anggota dewan, seolah lupa siapa yang dulu mendorongnya dari bawah.

Baca juga:

Rp 1000,- dari Pejabat: Ujian Keikhlasan di Balik Program MBG

Ada pula yang setelah duduk di kursi direktur BUMD, tak lagi terlihat menyapa kawan seperjuangan. Komunikasi terputus. Kehadiran menghilang. Semangat kebersamaan lenyap tanpa penjelasan.

BACA JUGA  Puskesmas Bringkoneng Sampang Tidak Aman, Sepeda Pasien Raib Dicuri Maling

Yang tersisa hanyalah kesan “leda-lede”—seolah perjuangan dulu hanyalah ibarat tangga yang boleh dibuang setelah berhasil dipanjat.

Padahal, kekuasaan tidak pernah berdiri sendiri. Ia lahir dari kepercayaan. Ia tumbuh dari loyalitas. Dan loyalitas tidak bisa dipelihara dengan sikap lupa diri.

Kader di DPC dan PAC tidak meminta jabatan. Mereka tidak menuntut balasan materi. Mereka hanya ingin dihargai sebagai bagian dari perjalanan.

Mereka ingin diyakinkan bahwa perjuangan mereka tidak sia-sia, dan bahwa pemimpin yang mereka dukung masih memiliki hati yang sama seperti dulu.

Ketika elite mulai menjauh, yang rusak bukan hanya hubungan personal, tetapi juga fondasi partai itu sendiri. Mesin partai di akar rumput akan melemah, bukan karena kader kehilangan semangat, tetapi karena mereka kehilangan figur yang membersamai.

JadiDewan Jadi Direktur BUMD harus sadar, kursi jabatan bukanlah tujuan akhir. Ia hanyalah titipan. Dan titipan itu sewaktu-waktu bisa kembali diambil oleh rakyat—oleh kader—oleh sejarah.

Sebab dalam politik, yang paling berbahaya bukanlah lawan di luar, melainkan ketika para pemimpin sendiri yang melupakan rumah yang dulu membesarkannya. Maka jangan lupa jalan pulang.

[Kontributor: JIYONO]

 

BACA JUGA  Gegara Seismik Migas Petronas, GMPPS Pamekasan Akan Gelar Demo di PT Elnusa Jakarta

 

 

Disclaimer :
Artikel ini merupakan opini yang mencerminkan pandangan, analisis, dan aspirasi yang berkembang di tengah kader dan masyarakat,
Muatan dalam tulisan ini ditujukan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan pendidikan politik publik, serta tidak dimaksudkan untuk menyudutkan, memfitnah, atau menyerang individu maupun lembaga tertentu.
Trankonmasinews, menjunjung tinggi prinsip independensi, kebebasan berekspresi, dan keberimbangan informasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Setiap perbedaan pandangan merupakan bagian yang sah dalam kehidupan demokrasi dan diharapkan menjadi bahan refleksi demi perbaikan tata kelola organisasi, kepemimpinan, dan kehidupan publik yang lebih sehat.
Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan atau keberatan atas muatan artikel ini, Trankonmasibews, membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai dengan ketentuan dan etika jurnalistik yang berlaku.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Koperasi Desa Bertransformasi Jadi Pusat Ekonomi Modern, Ini Tantangan dan Peluangnya

Medan, Trankonmasinews – Koperasi desa kini tidak lagi hanya dipahami sebagai tempat simpan pinjam atau usaha kecil-kecilan. Pemerintah mendorong...

HotNews

Desa

Koperasi Desa Bertransformasi Jadi Pusat Ekonomi Modern, Ini Tantangan dan Peluangnya

Medan, Trankonmasinews – Koperasi desa kini tidak lagi hanya dipahami sebagai tempat simpan pinjam atau usaha kecil-kecilan. Pemerintah mendorong koperasi berkembang menjadi pusat kegiatan...
DPD

DPD FJI Magelang Resmi Dikukuhkan, Siap Ambil Peran dalam Pengendalian Sosial Masyarakat

Halal Bihalal FJI Se-DIY dan Jawa Tengah Jadi Momentum Penguatan Organisasi Magelang,Trankonmasinews – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Jihad Islam (FJI) menggelar kegiatan Halal Bihalal...
Boyolali

Satresnarkoba Polres Boyolali Ungkap Peredaran Obat Terlarang, Ratusan Butir Disita

Kasus Peredaran Obat Terlarang Terungkap di Ngemplak Boyolali Boyolali, Trankonmsinews - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Boyolali kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang...
Viralkan

VIRALKAN KORUPTOR, BUKAN SEKADAR OKNUM: SAAT NEGERI BUTUH KEWARASAN BERSAMA

Negeri: Ramai Bertengkar, Sepi Kepedulian Fenomena negeri saat ini terasa semakin memprihatinkan, sedikit sedikit viralkan, Di media sosial maupun di layar kaca, kita disuguhi pemandangan...
TNI

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi Mulai Terwujud

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cemara, Desa Tempuran, Kecamatan Simo,...
Militer

Langit RI Dibuka untuk Militer AS? Dokumen Bocor Picu Alarm Kedaulatan Nasional

Jakarta , Trankonmasinews — Isu sensitif kembali mengguncang ruang publik Indonesia. Kali ini, menyangkut dugaan rencana pemberian akses lintas udara tanpa batas (blanket overflight)...
AS Iran Gelar Negosiasi

AS Iran Gelar Negosiasi Langsung Pertama Sejak 1979, Apakah Perdamaian Mungkin?

AS Iran Gelar Negosiasi Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya sejak krisis diplomatik besar pada Revolusi Iran 1979,...
Trump

Trump Pertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran, Dunia Kembali Tegang

Trankonmasinews - Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan opsi “serangan militer terbatas” terhadap Iran. Wacana ini mencuat usai perundingan panjang selama...
Desa

Koperasi Desa Bertransformasi Jadi Pusat Ekonomi Modern, Ini Tantangan dan Peluangnya

Medan, Trankonmasinews – Koperasi desa kini tidak lagi hanya dipahami sebagai tempat simpan pinjam atau usaha kecil-kecilan. Pemerintah mendorong koperasi berkembang menjadi pusat kegiatan...

More Articles Like This