RSU Zahra Lhoksukon Abaikan Hak Karyawan, Jadi Sorotan Publik

Must Read
Aceh Utara – Dugaan pelanggaran hak pekerja di RSU Zahra Lhoksukon kini menjadi, sorotan serius.

Praktik ketenagakerjaan yang dinilai tidak transparan memicu reaksi keras dari Serikat Mahasiswa Nasional Indonesia (SMNI) Lhoksukon Aceh Utara, yang menyatakan siap membawa persoalan ini ke tingkat provinsi.

Sorotan muncul setelah sejumlah karyawan disebut telah bekerja berbulan-bulan tanpa kepastian status kerja yang jelas.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi melanggar ketentuan masa percobaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang membatasi masa probation maksimal selama tiga bulan.

Ketua SMNI Aceh Utara, Aris Munandar, menilai situasi tersebut tidak boleh dibiarkan karena menyangkut kepastian hukum dan perlindungan hak tenaga kerja.

“Jika masa kerja sudah melewati batas tiga bulan dan pekerja masih tetap dipekerjakan, maka secara hukum statusnya.

Seharusnya sudah menjadi karyawan tetap. Hak-hak normatif pekerja wajib dipenuhi,” tegas Aris Munandar kepada awak media.

Menurutnya, persoalan ini tidak hanya menyangkut administrasi internal rumah sakit, tetapi juga berkaitan langsung dengan perlindungan tenaga kesehatan yang bekerja di lingkungan dengan risiko tinggi.

BACA JUGA  Tantang debat terbuka Kepala SMKN 3 Semarang , Jika Gus Leman kalah potong kepala Gus Leman.

Baca Juga : Kasus 35.836 Tiket Pesawat Fiktif, Ruang Sekretariat DPRD Riau Digeledah

Ketiadaan kepastian status kerja juga dikhawatirkan berdampak pada hak pekerja terhadap jaminan sosial, termasuk akses terhadap BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

SMNI Aceh Utara menegaskan, bahwa apabila tidak ada klarifikasi atau penyelesaian dari pihak manajemen rumah sakit.

Mereka akan mengambil langkah resmi dengan melaporkan, persoalan ini kepada Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi.

“Kami tidak ingin ada praktik ketenagakerjaan yang merugikan pekerja.

Jika tidak ada penyelesaian yang jelas, kami siap membawa persoalan ini ke tingkat provinsi agar dilakukan pengawasan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Aris.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSU Zahra Lhoksukon belum memberikan tanggapan resmi terkait polemik tersebut.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, terutama karena menyangkut perlindungan hak tenaga kesehatan.

Serta kepatuhan institusi terhadap regulasi ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. (**Mulyadi Yahya-Saidi**)..

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi Mulai Terwujud

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai...

HotNews

TNI

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi Mulai Terwujud

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cemara, Desa Tempuran, Kecamatan Simo,...
Militer

Langit RI Dibuka untuk Militer AS? Dokumen Bocor Picu Alarm Kedaulatan Nasional

Jakarta , Trankonmasinews — Isu sensitif kembali mengguncang ruang publik Indonesia. Kali ini, menyangkut dugaan rencana pemberian akses lintas udara tanpa batas (blanket overflight)...
AS Iran Gelar Negosiasi

AS Iran Gelar Negosiasi Langsung Pertama Sejak 1979, Apakah Perdamaian Mungkin?

AS Iran Gelar Negosiasi Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya sejak krisis diplomatik besar pada Revolusi Iran 1979,...
Trump

Trump Pertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran, Dunia Kembali Tegang

Trankonmasinews - Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan opsi “serangan militer terbatas” terhadap Iran. Wacana ini mencuat usai perundingan panjang selama...

Kearifan Jawa vs Mental Korup: Saat Elit Diam, Kebenaran Dikorbankan

Kearifan Jawa yang Tinggal Slogan Trsnkonmasinews - Di negeri yang katanya menjunjung tinggi budaya dan adab ketimuran, kita justru menyaksikan ironi yang semakin nyata. Kearifan...
Waras

Tetap Waras di Tengah Riuhnya Kegaduhan Politik

Renungan Minggu Pagi untuk keluarga besar Transgreendo dimanapun berada. Pagi ini, ketika matahari mulai menghangatkan bumi dengan sinarnya yang lembut, kita dihadapkan pada pilihan sederhana...
Belajar

Belajar dari “Anjing”: Refleksi Kejujuran, Kepatuhan, dan Kemanusiaan

Ketika Hewan Mengajarkan Nilai Kehidupan Trankonmasinews - Belajar tidak selalu harus dari manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, justru sering kali kita menemukan pelajaran berharga dari hal-hal...
Dandim

Dandim Boyolali Serahkan 71 Armada Koperasi Merah Putih, Dorong Kemandirian Desa

71 Desa di Boyolali Terima Kendaraan Operasional Koperasi Boyolali, Trankonmasinews – Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian desa terus dilakukan. Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali,...
TNI

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi...

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cemara, Desa Tempuran, Kecamatan Simo,...

More Articles Like This