Barat Menerapkan Standar Ganda Antara Kasus Ukraina dan Gaza

Must Read
spot_img

TRANKONMASINEWS

_Menghargai warga Ukraina lebih tinggi dibandingkan nyawa warga Gaza tidak dapat dipertahankan secara moral._

*Oleh Prabowo Subianto*

Pada tanggal 9 April 2024, menjelang hari raya Idul Fitri, TNI AU melakukan penerjunan bantuan kemanusiaan di Gaza. Dalam praktiknya, bantuan ini hanyalah setetes air dari lautan kengerian dan kekurangan yang dialami Gaza akhir-akhir ini.

Namun, tindakan ini membawa nilai simbolis yang besar bagi masyarakat Indonesia dan bagi saya sebagai presiden terpilih: ini adalah pesan kesedihan dan penderitaan bersama, solidaritas dan dukungan, kepada saudara-saudari kita di Gaza.

Selama enam bulan terakhir kita menyaksikan dengan ngeri ketika Gaza dan rakyatnya menjadi sasaran hukuman kolektif yang kejam, yang melanggar hukum dan norma internasional. Kami berharap dan berdoa setidaknya selama bulan suci Ramadan penderitaan Gaza bisa berhenti, namun ternyata tidak.

Bulan suci kali ini terasa sangat berbeda bagi umat Islam di seluruh dunia. Ada duka di hati kami karena kami tahu apa yang dialami saudara-saudara kami di Gaza. Mereka ada dalam pikiran kita, hati kita dan doa kita setiap hari.

Sejak tanggal 7 Oktober 2023, saya telah mendengar argumen-argumen yang mencoba mendukung perang di Gaza, sebagai reaksi yang dibenarkan terhadap serangan Hamas. Apa yang terjadi hari itu sungguh mengerikan.

Saya benar-benar turut berduka cita bagi semua warga Israel yang kehilangan orang yang mereka cintai. Tapi saya bahkan tidak bisa melihat bagaimana peristiwa 7 Oktober bisa membenarkan apa yang terjadi di Gaza sejak saat itu.

Bagaimana saya bisa? Bagaimana seseorang bisa membenarkan pembunuhan terhadap puluhan ribu warga sipil tak berdosa, yang mayoritasnya adalah perempuan dan anak-anak?

Bagaimana seseorang bisa membenarkan tingkat kehancuran, kelaparan, dan kekurangan yang menimpa masyarakat tak berdosa di Gaza, dalam sebuah kampanye yang diyakini oleh miliaran orang di seluruh dunia telah melanggar hukum dan konvensi internasional yang melindungi warga sipil di masa konflik?

Saya mengatakan ini sebagai seorang Muslim. Saya bangga menjadi presiden terpilih di negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Masyarakat Gaza adalah saudara seiman kita.

Namun, saya mengatakan ini pertama-tama dan terutama sebagai manusia. Anda tidak harus menjadi seorang Muslim untuk merasakan penderitaan di Gaza dan Anda tidak harus menjadi seorang Muslim untuk merasa marah atas apa yang terjadi di sana.

Namun kemarahan jelas tidak dirasakan oleh semua orang. Ketika Rusia menginvasi Ukraina, negara-negara Barat memimpin kampanye kecaman global. Mereka menyerukan dunia untuk mengecam Rusia atas nama hak asasi manusia dan hukum internasional.

Namun saat ini, negara-negara tersebut masih membiarkan terjadinya konflik berdarah lagi, kali ini di Gaza.

Mengapa kehancuran Kota Gaza tidak separah kehancuran Mariupol? Mengapa serangan di Bucha lebih buruk dibandingkan serangan di Rumah Sakit al-Shifa? Mengapa pembunuhan terhadap warga sipil Palestina kurang layak untuk dikecam dibandingkan dengan pembunuhan terhadap warga sipil Ukraina?

Semakin banyak orang di Indonesia dan di seluruh dunia, di wilayah selatan dan Barat, merasa bahwa kegagalan pemerintah Barat dalam menekan Israel untuk mengakhiri perang menunjukkan adanya krisis moral yang serius.

Bagaimana lagi standar ganda seperti ini dapat dijelaskan, ketika kita diminta untuk menetapkan satu perangkat prinsip untuk Ukraina dan satu lagi untuk Palestina?

Hampir setahun yang lalu saya menyerukan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina. Saya menyerukan gencatan senjata dengan alasan yang sama seperti saya menyerukan gencatan senjata dalam perang yang dilancarkan Israel terhadap Gaza.

Saya menyerukan agar pertempuran dihentikan karena warga sipil yang tidak bersalah menanggung akibatnya dengan nyawa mereka; karena kehidupan dan penghidupan sedang dihancurkan; karena perang sebesar ini tidak hanya berdampak pada negara dan masyarakat yang terlibat tetapi dapat menyebar dan melanda seluruh wilayah dan benua.

Saya menyerukan gencatan senjata sebagai awal menuju perdamaian jangka panjang karena, sebagai seorang Muslim, sebagai orang Indonesia, saya percaya pada perdamaian dan hidup berdampingan, moderat dan harmonis.

Nilai-nilai ini ada dalam DNA negara dan masyarakat kita. Bagi kami, hal ini sama relevannya ketika mereka yang menderita adalah orang Eropa dan ketika korbannya adalah orang Asia atau Afrika. Dan hal-hal tersebut tetap relevan, baik mereka yang terkena dampak adalah orang Kristen, Muslim, atau Yahudi.

Bersama banyak negara lain, Indonesia telah melakukan yang terbaik untuk membantu masyarakat Gaza bertahan hidup. Namun bantuan apa pun yang kita berikan, airdrop atau konvoi apa pun yang dapat kita kirimkan, tidaklah cukup.

Kita harus bersatu untuk segera mengakhiri perang ini. Tapi kita tidak boleh berhenti di situ.

Jika kita tidak ingin siklus kekerasan dan penderitaan terulang kembali secara dramatis, seperti yang terjadi selama delapan dekade terakhir, kita harus bekerja sama untuk menyelesaikan konflik dengan mendirikan negara Palestina merdeka berdampingan dengan negara yang sudah ada Israel.

*Prabowo Subianto* _adalah Menteri Pertahanan dan Presiden Terpilih Indonesia. Tulisan ini diterjemahkan oleh OrbitIndonesia.com dari tulisan asli berbahasa Inggris di majalah internasional The Economist (26 April 2024). Judul sedikit diubah oleh OrbitIndonesia.com agar cocok dengan format artikel._

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Tender Proyek Tambelangan Banyuates Senilai 67 Miliar, Dimenangkan PT Cahaya Indah Asal Lamongan

Screnn Shot LPSE Kementerian PUPR. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Tender proyek Preservasi Jalan Tambelangan Banyuates dengan pagu anggaran sebesar...
- Advertisement -spot_img

HotNews

Tender Proyek Tambelangan Banyuates Senilai 67 Miliar, Dimenangkan PT Cahaya Indah Asal Lamongan

Screnn Shot LPSE Kementerian PUPR. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Tender proyek Preservasi Jalan Tambelangan Banyuates dengan pagu anggaran sebesar 67 miliar, berdasarkan pengumuman di...

Kekayaan Aisah Komisioner KPU Sampang Tembus Satu Miliar, Kalahkan Kekayaan Addy Imansyah

Siti Aisah, Komisioner KPU Sampang Periode 2019-2024. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Siti Aisah komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang yang baru menjabat satu periode...

Aniaya LSM, Adik Mantan Kades Anggersek Sampang Ditangkap Polisi

Ilustrasi Penangkapan Adik Mantan Kades Anggersek, Camplong, Sampang. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Polisi dengan cepat menangkap terduga pelaku penganiyaan terhadap LSM Komando HAM yang...

Tak Diperhatikan Pemkab Sampang, PJS Beri Bantuan Makanan ke Hutan Kera Nepa

Wartawan Yang Tergabung di Asosiasi Persatuan Jurnalis Sampang Memberi Makan Monyet Yang Sedang Kelaparan di Hutan Kera Nepa. (Foto: Varies) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Tidak mendapat...

LPSE Kementrian PUPR Rahasiakan Pemenang Lelang Jalan Kedungdung Bringkoning Bernilai 24 Miliar

Nama-Nama Penyedia Jasa Yang Melakukan Penawaran di Paket Jalan Daerah Kedungdung - Bringkoning, Sampang, Madura. (Foto: Screenshot LPSE Kementrian PUPR) Trankonmasinews.com, SAMPANG - LPSE Kementrian...

Polisi: Dugaan Sanjipak Oleh Slamet Junaidi Belum Dicabut, Informasinya Terlapor Kembalikan Sejumlah Uang

Ilustrasi Pengembalian Sejumlah Dana Oleh Slamet Junaidi ke H Toha. (Bye: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Tersiar kabar di media online bahwa laporan dugaan sanjipak atau...

Dugaan Sanjipak Oleh Slamet Junaidi Eks Bupati Sampang, Polisi Panggil Beberapa Saksi

Foto Ilustrasi Sanjilpak Atau Penipuan. (Bye: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Dugaan sanjipak alias penipuan berjumlah satu miliar rupiah disinyalir dilakukan oleh eks Bupati Sampang, H...

Pengumuman Pemenang Lelang Jalan Tambelangan Banyuates Senilai 67 Miliar Ditunda

Screnn Shot LPSE Kementrian PUPR. (Bye: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Pengumuman pemenang Preservasi Jalan Tambelangan - Banyuates dengan nilai anggaran 67 miliar berdasarkan LPSE Kementrian...

Tender Proyek Tambelangan Banyuates Senilai 67 Miliar, Dimenangkan PT Cahaya Indah...

Screnn Shot LPSE Kementerian PUPR. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Tender proyek Preservasi Jalan Tambelangan Banyuates dengan pagu anggaran sebesar 67 miliar, berdasarkan pengumuman di...

More Articles Like This