Usut Dugaan TPPU DBHCHT Diskominfo Sampang, Polisi Panggil Saksi Seorang Wartawan

Penulis: Varies Reza Malik Editor: Hilman Dani Aufar

Must Read
spot_img

Ilustrasi Tindak Pidana Pencucian Uang (Foto: Redaksi)

Trankonmasinews.com, SAMPANG – Polisi terus mengusut dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 yang dikelola oleh dinas komunikasi dan informatika (Diskominfo) Sampang, Jum at (22/12/2023)

Kini giliran Polisi meminta keterangan wartawan terkait perkara tersebut. Salah satu wartawan yang diperiksa ialah sebagai saksi, karena namanya dicatut sebagai penerima jasa iklan melalui DBHCHT tahun 2022.

Wartawan yang tidak ingin disebut namanya tersebut menjalani pemeriksaan di ruang Tipidkor Satreskrim Polres Sampang sekitar 3 jam. Penyidik pun mencecar beberapa pertanyaan selama pemeriksaan.

“Saya diperiksa oleh penyidik soal kasus dugaan TPPU DBHCHT yang dilaporkan oleh persatuan jurnalis sampang (PJS),” katanya, Sabtu (23/12/2023)

Dia pun menjelaskan, bahwa penyidik menanyakan tentang bukti pembayaran iklan dan harga iklan yang ditawarkan oleh Diskominfo Sampang. Pasalnya, sebanyak 41 berita advertorial yang dibayarkan melalui anggaran DBHCHT.

“Polisi menanyakan itu, saya jawab kalau yang menawarkan adalah pegawai Diskominfo dan harganya Rp500,” jelasnya.

Ia juga membeberkan bahwa pembayaran dari Diskominfo berbeda dengan kwitansi pembayaran yang dimiliki oleh Polisi.

“Dulu pas iklan itu dibayarkan ke saya Rp500, tetapi jumlah di kwitansi yang ada di polisi malah Rp 1.500. Saya sendiri heran atas berubahnya nominal pembayaran,” bebernya.

Kepada Penyidik Tipidkor Polres Sampang, ia menyampaikan perolehan iklan atau advertorial melalui DBHCHT dari Diskominfo Sampang tidak lebih dari lima. Menurut dia, berubahnya harga iklan dari Rp 500 ke Rp 1.500 ini perlu didalami oleh polisi.

“Harga yang disepakati awal sangat melenceng jauh. Polisi memperlihatkan bukti kwitansi pembayaran ke saya, saat sendiri kaget,” terangnya.

Terakhir ia menambahkan bahwa 41 kwitansi nominal pembayaran Advertorial diluar kesepakatan awal,

“Itu ada sekitar 41 kwitansi itu nominal pembayaran advertorial diluar kesepakatan awal sedangkan saya hanya menerima tidak lebih dari lima berita advertorial,” tambahnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Sampang, Iptu Edi Eko Purnomo membenarkan bahwa pihaknya telah memanggil wartawan untuk dimintai keterangan.

“Benar mas Penyidik memanggil salah satu rekanan wartawan untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” tutur Edi Eko Purnomo.

Disinggung apakah ada rekanan wartawan lain yang akan dipanggil kembali. Ia hanya menegaskan bahwa akan berkabar kembali.

“Masalah lain-lain nanti akan berkabar kembali. Intinya tetap tegak lurus hingga kasus ini terungkap,” tegasnya.

Perlu diketahui sebelumnya dugaan TPPU dan korupsi DBHCHT Diskominfo Sampang. Dilaporkan oleh asosiasi Persatuan Jurnalis Sampang (PJS).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Acong Latif: Kasus Film Porno Artis Ftv Chacha Novita Seharusnya Tak Ditahan Kejaksaan

Chaca Novita Artis FTV (Bermasker dan Berbaju Corak Loreng) Didampingi Pengacaranya Acong Latif. (Foto: Istimewa) Trankonmasinews.com, JAKARTA - Acong Latif...
- Advertisement -spot_img

HotNews

Acong Latif: Kasus Film Porno Artis Ftv Chacha Novita Seharusnya Tak Ditahan Kejaksaan

Chaca Novita Artis FTV (Bermasker dan Berbaju Corak Loreng) Didampingi Pengacaranya Acong Latif. (Foto: Istimewa) Trankonmasinews.com, JAKARTA - Acong Latif pengacara artis Ftv, Cha Cha...

Gubernur Akmil Tinjau OJT Taruna Tingkat III/Sermadatar

TRANKONMASINEWS - Cilodong, 17 Mei 2024 - Gubernur Akmil (Akademi Militer) , Mayjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E., bersama Kepala Staf Divisi Infanteri (Kasdivif)...

Dugaan Sanjipak Oleh Eks Bupati Sampang Slamet Junaidi Masih On Progres, Ini Pernyataan Polisi...

Mantan Bupati Sampang, H Slamet Junaidi. (Foto: Varies) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Dugaan kasus sanjipak atau penipuan uang sebesar satu miliar yang disinyalir dilakukan oleh mantan...

Tender Proyek Tambelangan Banyuates Senilai 67 Miliar, Dimenangkan PT Cahaya Indah Asal Lamongan

Screnn Shot LPSE Kementerian PUPR. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Tender proyek Preservasi Jalan Tambelangan Banyuates dengan pagu anggaran sebesar 67 miliar, berdasarkan pengumuman di...

Kekayaan Aisah Komisioner KPU Sampang Tembus Satu Miliar, Kalahkan Kekayaan Addy Imansyah

Siti Aisah, Komisioner KPU Sampang Periode 2019-2024. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Siti Aisah komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang yang baru menjabat satu periode...

Aniaya LSM, Adik Mantan Kades Anggersek Sampang Ditangkap Polisi

Ilustrasi Penangkapan Adik Mantan Kades Anggersek, Camplong, Sampang. (Foto: Redaksi) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Polisi dengan cepat menangkap terduga pelaku penganiyaan terhadap LSM Komando HAM yang...

Tak Diperhatikan Pemkab Sampang, PJS Beri Bantuan Makanan ke Hutan Kera Nepa

Wartawan Yang Tergabung di Asosiasi Persatuan Jurnalis Sampang Memberi Makan Monyet Yang Sedang Kelaparan di Hutan Kera Nepa. (Foto: Varies) Trankonmasinews.com, SAMPANG - Tidak mendapat...

LPSE Kementrian PUPR Rahasiakan Pemenang Lelang Jalan Kedungdung Bringkoning Bernilai 24 Miliar

Nama-Nama Penyedia Jasa Yang Melakukan Penawaran di Paket Jalan Daerah Kedungdung - Bringkoning, Sampang, Madura. (Foto: Screenshot LPSE Kementrian PUPR) Trankonmasinews.com, SAMPANG - LPSE Kementrian...

Acong Latif: Kasus Film Porno Artis Ftv Chacha Novita Seharusnya Tak...

Chaca Novita Artis FTV (Bermasker dan Berbaju Corak Loreng) Didampingi Pengacaranya Acong Latif. (Foto: Istimewa) Trankonmasinews.com, JAKARTA - Acong Latif pengacara artis Ftv, Cha Cha...

More Articles Like This