Aliyadi Mustofa Serap Aspirasi Bareng Jurnalis Madura Bahas Raperda Pertembakauan

Penulis : Alex Supriyadi Editor : Iqbal Raisnawan

Must Read

Trankonmasinews.com, SAMPANG – Aliyadi Mustofa, Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur melakukan Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Reses) dengan mengundang asosiasi wartawan ialah Persatuan Jurnalis Sampang dan juga Asosiasi Jurnalis Pamekasan.

Reses tersebut berlangsung sekitar 3 jam di Totampe Cafe dan Resto yang terletak di Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (20/07/2023)

Dalam diskusi tersebut Aliyadi Mustofa mengatakan bahwa Jurnalis adalah bagian dari demokrasi.

“Jurnalis itu adalah bagian dari demokrasi. Kenapa saya katakan seperti itu, karena Pers adalah pilar keempat demokrasi di Indonesia tercinta ini,” kata Aliyadi Mustofa.

Disela-sela diskusi Aliyadi meminta masukan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertembakauan. Ia menyampaikan, saat ini Raperda Pertembakauan dari eksekutif sudah berada di Legislatif Komisi B. Jadi, hanya menunggu disahkan oleh DPRD.

“Akan tetapi jika Raperda tersebut tidak berpihak pada petani tembakau dan lebih menguntungkan cukong-cukong maka saya selaku Ketua Komisi B DPRD Jatim akan menolak. Rancangan Peraturan Daerah tersebut harus membela petani tembakau,” ujar Aliyadi penuh dengan semangat.

Ia juga menambahkan, jika masyarakat Madura butuh program untuk kesejahteraan masyarakat. Silahkan kalian datang ke Indrapura, insyaallah kami terima dengan baik. Karena Indrapura itu adalah kantor rakyat.

“Misalnya seperti tembakau ini. Silahkan datang saja. Namun, jika Raperda Ketembakauan ini tidak berpihak kepada petani dan lebih menguntungkan para cukong-cukong maka selamanya tidak akan pernah saya bahas,” tambah Aliyadi.

Sementara itu Faris Reza Malik, Ketua Persatuan Jurnalis Sampang memberikan usulan, bahwa Raperda itu memang harus berpihak kepada petani tembakau.

“Raperda Pertembakauan harus berpihak kepada petani tembakau. Jadi, seperti harga tembakau itu harus ada Perda-nya supaya para cukong-cukong tidak bisa memainkan harga,” kata Faris saat acara Reses berlangsung.

Selain itu Faris juga menyampaikan, tembakau yang masih basah. Seperti dari daerah lain, itu tidak boleh masuk ke Madura. Soalnya, biar tidak merusak harga pasar dan juga tidak mengurangi kualitas tembakau Madura.

“Karena berdasarkan temuan kami saat melakukan liputan terkait tembakau. Bahwa tembakau Madura yang mempunyai kualitas unggulan itu dicampur dengan tembakau dari daerah lain oleh para pemain dan dijual, setelah dibeli oleh perusahaan rokok kualitasnya utu berbeda. Kalau tetap seperti itu dampaknya harga tembakau di Madura bisa hancur,” tegasnya. (Lex)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Pabrik Mi Berformalin di Boyolali Terungkap: Alarm Keras Keamanan Pangan bagi Rakyat

Boyolali, Trankonmasinews.com – Terungkapnya praktik produksi mi basah yang diduga dicampur formalin di wilayah Boyolali menjadi peringatan serius bagi...

HotNews

Boyolali

Pabrik Mi Berformalin di Boyolali Terungkap: Alarm Keras Keamanan Pangan bagi Rakyat

Boyolali, Trankonmasinews.com – Terungkapnya praktik produksi mi basah yang diduga dicampur formalin di wilayah Boyolali menjadi peringatan serius bagi masyarakat tentang pentingnya keamanan pangan. Aparat...

Ancaman Limbah Pabrik, Kerusakan Tata Ruang, dan Galian C terhadap Lingkungan Hidup

TRANKONMASINEWS.COM – Persoalan ancaman lingkungan hidup semakin menjadi perhatian serius di berbagai daerah di Indonesia. Pertumbuhan industri, pembangunan wilayah, serta aktivitas penambangan seringkali tidak...
Indonesia

Indonesia Dukung ASOCIO Digital AI Summit 2026, Perkuat Posisi dalam Ekosistem AI Asia–Oseania

Trankonmasinews - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ASOCIO Digital AI Summit 2026.ASOCIO Digital AI Award...
Sriyanto

Aktivis Lingkungan Sriyanto Ahmad Soroti Tambang Ilegal Merapi dan Pengerukan Tanah Tol Jogja–Bawen

MAGELANG, Trankonmasinews - Aktivis Lingkungan Sriyanto Ahmad Soroti Tambang Ilegal Merapi dan Pengerukan Tanah Tol Jogja–Bawen, Aktivitas tambang ilegal di kawasan lereng Merapi kembali...
Makan

Jangan Biarkan Program Makan Bergizi Gratis Menjadi Ladang Bisnis

Tajuk Rencana – Trankonmasinwes Trankonmasinwes - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu inisiatif besar negara dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi...
Lhoksukon

RSU Zahra Lhoksukon Abaikan Hak Karyawan, Jadi Sorotan Publik

Aceh Utara - Dugaan pelanggaran hak pekerja di RSU Zahra Lhoksukon kini menjadi, sorotan serius. Praktik ketenagakerjaan yang dinilai tidak transparan memicu reaksi keras dari...

Bahaya Pencemaran Lingkungan dan Ancaman Penambangan Ilegal

Trankonmasinews - Peran Trans Global Greendo adalah Lembaga Lingkungan Hidup yang bergerak dalam Membangun Kesadaran Lingkungan Hidup yang sehat bebas dari segala polisi dan...

BLN: Korban Harap -harap Cemas, Aset Diduga Dijual Diam-diam – Siapa Bermain di Tengah...

SALATIGA , Trankonmasinews – Penanganan kasus yang berkaitan dengan korban Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) kembali menunjukkan perkembangan. Tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal...
Boyolali

Pabrik Mi Berformalin di Boyolali Terungkap: Alarm Keras Keamanan Pangan bagi...

Boyolali, Trankonmasinews.com – Terungkapnya praktik produksi mi basah yang diduga dicampur formalin di wilayah Boyolali menjadi peringatan serius bagi masyarakat tentang pentingnya keamanan pangan. Aparat...

More Articles Like This