Kejari Sampang Pulangkan Terdakwa Kasus Pembunuhan Ke Rumahnya, Praktisi Hukum: Cara Itu Tidak Benar

Penulis: Varies Reza Malik Editor: Hilman Dani Aufar

Must Read

Kantor Kejaksaan Negeri Sampang di
Jl. Jaksa Agung Suprapto No.84, Rw. III, Gn. Sekar, Kec. Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Foto: Varies)

Laporan Jurnalis Trankonmasinews.com, Varies Reza Malik

Trankonmasinews.com, SAMPANG – Kejaksaan Negeri Sampang memulangkan Matdeh Bin Norkasan (74) Terdakwa kasus pembunuhan akibat sakit. Praktisi hukum mengatakan bahwa cara seperti itu tidak benar secara hukum.

Berawal dari laporan salah satu warga bahwa Matdeh Bin Norkasan Terdakwa kasus pembunuhan Razak warga Masaran Banyuates yang dikubur di bukit Ketapang Timur. Pada saat di Rutan Sampang Matdeh menderita sakit dan dirawat di RSUD Mohammad Zyn, Kabupaten Sampang, dan secara tiba-tiba diduga dipulangkan ke rumahnya di Ketapang Timur, Minggu (20/08/2023)

Jalaluddin Al Aziz, S.H praktisi hukum menyampaikan bahwa cara seperti itu tidak benar.

“Cara seperti itu tidak benar mas, kalau memang sakit ya dirawat di rumah sakit dan diawasi oleh Kejaksaan. Bukan malah dibawa pulang, apalagi itu adalah Terdakwa kasus pembunuhan. Lukas Enembe saja pelaku korupsi tidak dipulangkan ke rumahnya,” ujar Jalaluddin.

Menurutnya, itu aneh banget kok bisa dipulangkan. Berarti keadaan Terdakwa membaik bukan sakit dan hal ini bukan mainan ini urusan hukum, masak hukum carut marut seperti ini. Malu dong sama daerah lain,” ungkap Jalaluddin.

Jalaluddin pun berharap, itu harus ada pembenahan agar penegakan hukum di wilayah Sampang menjadi lebih baik,” harapnya.

Sementara itu Syaiful Rahman, Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II B Sampang membenarkan, bahwa atas nama Matdeh Bin Norkasan ada di rutan Sampang titipan dari Kejaksaan Negeri Sampang.

“Iya benar mas atas nama Matdeh adalah tahanan titipan dari Kejari Sampang. Pada tanggal 13 Agustus 2023 mengalami sakit, karena kondisinya lemah saya telepon pihak Kejari Sampang,” kata Syaiful yang akrab disapa Pak Fiun.

Menurut Fiun, karena sakitnya parah hingga tidak sadarkan diri. Maka dokter Rutan Sampang menyarankan agar dirawat di RSUD Mohammad Zyn Sampang, karena statusnya bukan narapidana itu titipan Kejari Sampang. Maka saya buatkan surat serah terima, berarti itu sudah lepas dari rutan mas itu sudah menjadi wewenang Kejari Sampang. Silahkan hubungi langsung pihak Kejaksaan,” terang Syaiful.

Sedangkan awak media mencoba menelusuri ke RSUD Mohammad Zyn dan pelayanan IGD Sampang membenarkan bahwa Matdeh dirawat di ruangan Sakura. Media ini bergegas mengunjungi ruangan Sakura dan ditemui oleh salah satu karyawan. Ia pun membenarkan bahwa Matdeh dirawat di Sakura, akan tetapi sudah dibawa pulang.

“Benar mas Matdeh dirawat di sini selama 5 hari. Namun, sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga dan Kejaksaan,” singkatnya.

Sementara itu Budi Hartono, Kajari Sampang saat disinggung permasalahan tersebut. Melalui pesan What’s App-nya, ia hanya membalas, “Tar ya mas,” tulisnya. (Ries)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Korban BLN Turun Jalan, Penanganan Dinilai Lambat, Polisi Didesak Bertindak

SEMARANG – Ratusan massa yang mengaku sebagai korban Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) menggelar aksi unjuk rasa di depan...

HotNews

Korban BLN Turun Jalan, Penanganan Dinilai Lambat, Polisi Didesak Bertindak

SEMARANG – Ratusan massa yang mengaku sebagai korban Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Mapolda Jawa Tengah, Jalan...

Dua Kapal Jaminan Diklaim Terjual, Bank BPD Jateng Cabang Pati Siapkan Langkah Hukum

PATI – Kasus dugaan penjualan barang jaminan berupa dua unit kapal yang diagunkan di Bank BPD Jateng Cabang Pati menjadi sorotan publik setelah viral...
Idul fitri

Idul Fitri 1447 H: Hari Kemenangan atau Sekadar Seremonial?

Trankonmasinews - Idul Fitri 1 Syawal 1447 H kembali hadir sebagai momen sakral bagi umat Islam setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan...

Ratusan Juta Rupiah Melayang: Utomo dan Karyono Ungkap Penipuan Investasi Fiktif Kapal Sumber Barokah

PATI - Polemik kasus huru hara yang lagi beredar ramai di media sosial telah di perbincangkan dalam klarifikasi awak media kepada utomo dan karyono...
Wartawan

Hindari Label “Wartawan Abal-Abal” – Sertifikasi Melalui LSP Pers adalah Solusinya

Trankonmasinews - Di tengah derasnya arus informasi digital yang semakin sulit dibendung, profesi wartawan kini menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan. Kemudahan akses teknologi dan...
Putusan

Putusan MK No. 123/PUU-XXIII/2025: Penguatan Pasal 14 UU Tipikor dalam Penegakan Hukum Lingkungan Hidup

Sambutan Lembaga Lingkungan Hidup Trangreendo Trankonmasinews - Lembaga Lingkungan Hidup Trangreendo (Trans Global Green Indonesia) menyambut baik Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 123/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan oleh...

Kasus Mesin Kapal Manissejahtera Berbalik Arah: Dari Pelapor Jadi Terlapor

PATI – Perkara dugaan pencurian mesin kapal Manissejahtera yang sempat mencuat pada 2021 kembali memanas. Kasus yang sebelumnya berhenti karena minim bukti, kini justru...
Ramadhan

Safari Ramadhan Lindu Aji Puma 26: Berbagi Sembako dan Takjil untuk Panti Asuhan di...

Semarang, Trankonmasinews– Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, komunitas Lindu Aji Puma 26 menggelar kegiatan Safari Ramadhan pada Minggu, 15 Maret 2026 mulai...

More Articles Like This