Ketika Kebijakan Pusat Diabaikan: Ada Apa di Balik Penolakan WFH?

Must Read
Oleh : Sriyanto Ahmad, C.PLA, C.LO, C.Me,

Ketika Kebijakan Pusat Diabaikan: Ada Apa di Balik Penolakan WFH?

Magelang, Trankonmadinews – Keputusan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk tidak mengikuti kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi sorotan publik.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/439/22/2026 tertanggal 13 April 2026 yang tetap memberlakukan Work From Office (WFO) penuh.

Padahal, kebijakan WFH merupakan arahan resmi pemerintah pusat yang bertujuan untuk efisiensi, peningkatan kinerja, serta penghematan anggaran negara.

BACA JUGA  Tentara Nasional Indonesia yang menjadi tonggak 1 Pengamanan Bangsa,siap Serah Terima Jabatan dan ini sudah menjadi Tradisi Warga Akademi Militer

Dugaan Pelanggaran Disiplin hingga Mal Administrasi

Penolakan terhadap kebijakan pusat dapat dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran disiplin, terutama jika kebijakan tersebut bersifat nasional dan wajib dilaksanakan.

Dalam perspektif hukum administrasi, tindakan tersebut juga berpotensi masuk dalam kategori mal administrasi, yaitu penyimpangan prosedur, penyalahgunaan wewenang, atau pengabaian kewajiban hukum yang dilakukan oleh pejabat publik.

Kebijakan

Jika tidak ditindak tegas, hal ini berpotensi menjadi preseden buruk bagi daerah lain, yang pada akhirnya melemahkan kewibawaan pemerintah pusat.

WFH dan Prinsip Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB)

Kebijakan publik seharusnya berlandaskan pada prinsip AUPB, seperti: Kepastian hukum, Keadilan, Proporsionalitas, Akuntabilitas.

Mengabaikan kebijakan WFH dapat dinilai bertentangan dengan prinsip-prinsip tersebut, terutama dalam hal efisiensi dan tanggung jawab penggunaan anggaran.

Potensi Mengarah ke Dugaan Korupsi

Persoalan menjadi lebih serius ketika penolakan WFH dikaitkan dengan kegiatan yang dinilai tidak efisien, seperti: Kegiatan narasumber (narsum), Kunjungan kerja (kunker), Studi banding, Rapat di hotel mewah

Jika kegiatan tersebut menyebabkan pemborosan anggaran dan tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, maka dapat dikategorikan sebagai: Penyalahgunaan wewenang, Perbuatan melawan hukum oleh, pemerintah (Onrechtmatige, Overheidsdaad/OOD) Bahkan berpotensi menjadi tindak pidana korupsi jika menimbulkan kerugian negara

BACA JUGA  Puskesmas Bringkoneng Sampang Tidak Aman, Sepeda Pasien Raib Dicuri Maling

Kritik Publik: Antara Kebutuhan Rakyat dan Gaya Hidup Pejabat

Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sulit, praktik rapat di hotel, perjalanan dinas berulang, dan kegiatan seremonial lainnya memunculkan persepsi negatif.

Publik menilai adanya ketimpangan antara: Kepentingan rakyat (BPJS, bansos, lapangan kerja) Dengan pengeluaran anggaran untuk kegiatan pejabat, Hal ini memperkuat dugaan bahwa kebijakan yang diambil tidak berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Konsekuensi Hukum dan Politik bagi Pemerintah Daerah

Tidak patuh terhadap kebijakan pusat dapat berujung pada berbagai konsekuensi, antara lain: Sanksi disiplin ASN, Penurunan tunjangan kinerja, Pemotongan insentif daerah, Gugatan hukum oleh masyarakat melalui PTUN, Bahkan, jika terbukti merugikan keuangan negara, dapat berlanjut ke ranah pidana sesuai Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Ujian Integritas dan Kepatuhan Pemerintahan Daerah

Kasus “Pemkab Magelang Emoh WFH” bukan sekadar persoalan teknis kerja, tetapi menyangkut: Kepatuhan terhadap sistem pemerintahan, Integritas pejabat publik, Komitmen terhadap efisiensi anggaran.

Pemerintah pusat diharapkan tidak ragu mengambil langkah tegas agar tidak muncul preseden buruk yang melemahkan tata kelola pemerintahan secara nasional.

 

Kepala desa

 

Disclaimer
Tulisan ini merupakan tajuk rencana (editorial) yang berisi analisis, opini, dan interpretasi berdasarkan informasi yang beredar di ruang publik. Segala dugaan pelanggaran, mal administrasi, maupun indikasi korupsi yang disebutkan belum merupakan putusan hukum tetap dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Redaksi mengajak semua pihak untuk melihat persoalan ini secara objektif serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Sedekah Tanpa Pamrih: Menebar Kebaikan di Tengah Semarak Musim Pemilihan Kepala Desa

Trankonmasinews - Di tengah riuh rendah dan semangat yang menyelimuti pelaksanaan pemilihan kepala desa atau yang biasa disebut Pilkades,...

HotNews

Kepala desa

Sedekah Tanpa Pamrih: Menebar Kebaikan di Tengah Semarak Musim Pemilihan Kepala Desa

Trankonmasinews - Di tengah riuh rendah dan semangat yang menyelimuti pelaksanaan pemilihan kepala desa atau yang biasa disebut Pilkades, suasana di berbagai pelosok dusun...
Bandara

Bandara Douw Aturure Nabire: Dari Landasan Sunyi Menuju Pusat Pergerakan Ekonomi Papua Tengah

Trankonmasinews - Pembangunan Bandara Douw Aturure di Nabire bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Di mata rakyat, ini adalah harapan yang lama ditunggu—sebuah pintu pembuka...
Hukum

Bayang-bayang Tradisi dan Hukum: Mengupas Fenomena Judi Dadu dan Sambung Ayam di Tengah Masyarakat

Trankonmasinews - Di berbagai pelosok daerah, masih terdapat kegiatan yang menjadi perdebatan panjang antara nilai tradisi, ekonomi, dan hukum. Dua aktivitas yang sering menjadi...
Mbg

MBG: Antara Harapan Rakyat dan Realita di Lapangan

Trankonmasinews - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal digadang-gadang sebagai solusi besar: memperbaiki gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat. Di atas kertas, program MBG...
BBM

TAJUK RENCANA: BBM Subsidi Ketika Aturan Menabrak Realita Desa

Oleh: Redaksi Trankonmasinews Trankonmasinews - Kebijakan tentang BBM subsidi kembali menyisakan ironi yang menyakitkan bagi rakyat kecil, khususnya mereka yang tinggal di pedesaan. Di atas...
Nasional

Roadshow Nasional AI Dorong Transformasi Digital Industri Manufaktur di Cikarang

Kolaborasi Strategis Percepat Transformasi Digital Nasional Cikarang, Trankonmasinews - Memasuki kota ketiga dari rangkaian Roadshow Nasional 10 Kota, kolaborasi antara Badan Siber dan Sandi Negara...
Jalan

BI Checking Jelek, Tergiur Jalan Pintas, Jadi Korban Penipuan oknum Broker

Jeratan Pinjaman Bank Ilegal di Tengah Desakan Ekonomi Trankonmasinews - Hidup sebagai rakyat kecil di tengah tekanan ekonomi bukan perkara mudah. Harga kebutuhan pokok terus...
Seruan

SERUAN MORAL DAN DOA UNTUK NEGERI

Semangat Kebersamaan dalam Keluarga Besar Transgreendo Trankonmasiinews - Keluarga besar Lembaga Lingkungan Hidup Trans Global Green Indonesia (Transgreendo) pimpinan Sriyanto Ahmad, S,pd menyerukan seruan kepada...
Kepala desa

Sedekah Tanpa Pamrih: Menebar Kebaikan di Tengah Semarak Musim Pemilihan Kepala...

Trankonmasinews - Di tengah riuh rendah dan semangat yang menyelimuti pelaksanaan pemilihan kepala desa atau yang biasa disebut Pilkades, suasana di berbagai pelosok dusun...

More Articles Like This