Polsek Muntilan Lakukan RESTORATIVE JUSTIC Kasus Penganiayaan Anak Oleh Ayah Kandung

Must Read

Trankonmasinews– Polsek Muntilan Melakukan Restorative Justice (menyelesaiakan perkara secara kekeluargaan) atas pengaduan perkara Penganiayaan yang diadukan seorang Anak berinisial IPD (25) terhadap terlapor BS (49) yang merupakan ayah kandungnya sendiri.

Polsek Muntilan Lakukan RESTORATIVE JUSTIC Kasus Penganiayaan Anak Oleh Ayah KandungPolsek Muntilan Lakukan RESTORATIVE JUSTIC Kasus Penganiayaan Anak Oleh Ayah Kandung

Kapolsek Muntilan Polresta Magelang AKP Abdul Muthohir, S.H., M.H., mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi di pinggir jalan sebelah selatan Pasar Muntilan ikut Dusun Pandansari, Desa Pucungrejo Kecamatan Muntilan pada, Selasa 05 September 2023 Sekira pukul 18.00 wib.

“Pelaku atau terlapor melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya tersebut menggunakan sebuah batu kecil yang mengenai pelipis sebelah kiri sebanyak satu kali dan mengenai tangan dua kali,” ujarnya pada, Selasa (12/9/2023).

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka lecet pada pelipis kiri dan dirawat di RSUD Muntilan. selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muntilan Guna Proses Perkara.

Mendapati aduan perkara tersebut selanjutnya dilakukan penyelidikan Oleh Unit Reskrim, dan sebagai langkah tindaklanjut Polsek Muntilan menggelar pertemuan antara beberapa pihak terkait di Aula Polsek Muntilan.

Hadir dalam kesempatan ini, Kanitreskrim Polsek Muntilan Ipda Setyo Pranowo, IPD (Korban), BS (Terlapor), Babhinsa Desa Gunungpring Aipda Leo, Ka-SPKT Polsek Muntilan Aiptu Himawan serta beberapa saksi dan tokoh pemuda maupun tokoh masyarakat desa pucungrejo serta istri korban.

“Karena beberapa pertimbangan, dan antara pelapor maupun terlapor masih satu keluarga maka dalam musyawarah tersebut disepakati masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya.

Adapun kesepakatan atau penyelesaian perkara ini tertuang dalam pernyataan bahwa:
1. Pihak Ke-I (Pertama) meminta maaf atas perbuatan yang dilakukan kepada pihak Ke-II (Kedua)
2. Pihak Ke-II (Kedua) telah memaafkan perbuatan yang dilakukan oleh pihak Ke-I (Pertama).
3. Pihak Ke-I (Pertama) dan pihak Ke-II (Kedua) telah sepakat bahwa permasalahan yang terjadi diselesaikan secara kekeluargaan, dan pihak Ke-II (Kedua) tidak akan melanjutkan permasalahan tersebut ke proses hukum yang berlaku.

“Selain itu juga kami buat lampiran berkas penyelesaian perkara yaitu, Surat permohonan penyelesaian perkara, Surat pernyataan tidak melakukan penuntutan secara hukum, Surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum, Surat Kesepakatan Bersama (SKB), serta Surat pencabutan pengaduan,” tutup Kapolsek.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Korban BLN Turun Jalan, Penanganan Dinilai Lambat, Polisi Didesak Bertindak

SEMARANG – Ratusan massa yang mengaku sebagai korban Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) menggelar aksi unjuk rasa di depan...

HotNews

Korban BLN Turun Jalan, Penanganan Dinilai Lambat, Polisi Didesak Bertindak

SEMARANG – Ratusan massa yang mengaku sebagai korban Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Mapolda Jawa Tengah, Jalan...

Dua Kapal Jaminan Diklaim Terjual, Bank BPD Jateng Cabang Pati Siapkan Langkah Hukum

PATI – Kasus dugaan penjualan barang jaminan berupa dua unit kapal yang diagunkan di Bank BPD Jateng Cabang Pati menjadi sorotan publik setelah viral...
Idul fitri

Idul Fitri 1447 H: Hari Kemenangan atau Sekadar Seremonial?

Trankonmasinews - Idul Fitri 1 Syawal 1447 H kembali hadir sebagai momen sakral bagi umat Islam setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan...

Ratusan Juta Rupiah Melayang: Utomo dan Karyono Ungkap Penipuan Investasi Fiktif Kapal Sumber Barokah

PATI - Polemik kasus huru hara yang lagi beredar ramai di media sosial telah di perbincangkan dalam klarifikasi awak media kepada utomo dan karyono...
Wartawan

Hindari Label “Wartawan Abal-Abal” – Sertifikasi Melalui LSP Pers adalah Solusinya

Trankonmasinews - Di tengah derasnya arus informasi digital yang semakin sulit dibendung, profesi wartawan kini menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan. Kemudahan akses teknologi dan...
Putusan

Putusan MK No. 123/PUU-XXIII/2025: Penguatan Pasal 14 UU Tipikor dalam Penegakan Hukum Lingkungan Hidup

Sambutan Lembaga Lingkungan Hidup Trangreendo Trankonmasinews - Lembaga Lingkungan Hidup Trangreendo (Trans Global Green Indonesia) menyambut baik Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 123/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan oleh...

Kasus Mesin Kapal Manissejahtera Berbalik Arah: Dari Pelapor Jadi Terlapor

PATI – Perkara dugaan pencurian mesin kapal Manissejahtera yang sempat mencuat pada 2021 kembali memanas. Kasus yang sebelumnya berhenti karena minim bukti, kini justru...
Ramadhan

Safari Ramadhan Lindu Aji Puma 26: Berbagi Sembako dan Takjil untuk Panti Asuhan di...

Semarang, Trankonmasinews– Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, komunitas Lindu Aji Puma 26 menggelar kegiatan Safari Ramadhan pada Minggu, 15 Maret 2026 mulai...

More Articles Like This