Selama 8 Bulan Menjabat Pj Bupati Sampang, Rudi Arifianto Lakukan Berbagai Terobosan

Penulis: Varies Reza Malik Editor: Hilman

Must Read

Rudi Arifianto, Pj Bupati Sampang Sangat Dekat Bersama Masyarakat. (Foto: Varies)

Trankonmasinews.com, SAMPANG – Selama delapan bulan menjabat Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto, S.Sos. MA, MSE terus melakukan berbagai inisiatif dan terobosan program.

Rudi Arifianto dilantik berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 100.1.1.3-75 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Sampang.

Selama delapan bulan Rudi berusaha melakukan program yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan taraf kesejahteraan masyarakat Sampang.

Menurutnya, ada beberapa point focus Pembangunan yang dilakukannya di Kabupaten Sampang, salah satunya adalah perihal kemandirian ekonomi. Pada point ini, ada beberapa sektor yang menjadi produk unggulannya.

Diantaranya melakukan pengembangan tembakau semi organik dan semi modern dimana keunggulannya memiliki tinggi dua meter atau lebih.

Selain itu, tembakau tersebut produktivitasnya bisa dua kali lipat dibanding tembakau biasa sebab menggunakan pupuk semi organik dengan biaya yang lebih murah sekitar satu juta per hektare.

Metode semi modern untuk proses penyiraman menggunakan sistem irigasi tetes yang efisien lebih menghemat biaya.

BACA JUGA  SPMI Kabupaten Karo, Canangkan Ketahanan Pangan Ekonomi Wujudkan Koperasi

Namun, dengan menggunakan sistem irigasi tetes dan mulsa (plastik yang digunakan untuk menutup tanah) akan menjaga gulma tidak tumbuh dan kelembaban tanah.

“Metode ini mempercepat pertumbuhan tembakau sehingga tinggi tanaman bisa mencapai dua meter atau lebih dan masa panen dapat dilakukan dalam waktu 70 hari, bukan tiga bulan, dengan manajemen yang baik, tembakau bisa dipanen dua kali dalam setahun,” ucapnya, Sabtu (21/9/2024).

Rudi berharap hilir dari budidaya tembakau semi organik tersebut berasal akan muncul produk pasca panen yaitu industri rokok yang akan bermunculan.

“Selain rokok, tembakau juga bisa dipakai untuk  Vape, Minyak Aciri, dan bahan-bahan kosmetik, ini merupakan hasil penelitian ilmiah yang pernah dilakukan oleh kalangan ilmuwan dan saintis,” ujarnya.

Ia juga berharap dengan hasil tembakau yang berkualitas tersebut berdampak pada bergeraknya angka kemiskinan Kabupaten Sampang bangkit lebih cepat.

“Sembilan bulan lalu angka kemiskinan di Sampang berada di angka 21,76 persen, saat ini mengalami penurunan menjadi 20,83 persen, ini merupakan angka penurunan paling besar se-Madura,” ucapnya bangga.

BACA JUGA  Harta Kekayaan Wakil Bupati Sampang Turun Drastis, Dari 16 Miliar Menjadi 4 Miliar

Selain dari sektor tembakau, Alumni Universitas Hiroshima Jepang tersebut juga menyebut komoditas yang bisa dikembangkan di wilayah Sampang adalah perikanan dan rumput laut.

Saat ini pihaknya tengah menggandeng investor untuk melakukan pilot project budidaya rumput laut di beberapa wilayah tambak bandeng masyarakat Sampang.

Tujuannya, para pemilik tambak kedepan akan memiliki penghasilan dari dua komoditas sebab  bandeng dan rumput laut yang juga dikembangkan oleh Pemkab Sampang dalam satu kolam sama dengan sistem yang dipraktekkan di Tumpang Sari.

Selain itu, Rudi juha menyinggung data kebutuhan nasional garam sebesar 500.000 ton sementara produksi garam Sampang mencapai 300.000 ton sehingga hal tersebut menyebabkan harga garam konsumsi turun.

Pihaknya saat ini tengah berupaya menjaga harga tetap stabil dengan mengubah hasil produksi garam konsumsi menjadi garam industri.

“Kita memiliki inovasi dengan BRIN untuk meningkatkan kualitas garam industri, dengan kadar NaCl di atas 97% dan kadar magnesium serta kalsium di bawah 600 ppm sehingga ha

Menurutnya, garam Sampang saat ini memenuhi standar NaCl namun kadar magnesium dan kalsium masih tinggi, sehingga harganya tetap murah sehingga ia berusaha menambah nilai tambah itu dengan teknologi.

BACA JUGA  Polsek Muntilan Menyelenggarakan lomba satkamling tingkat polresta magelang

Dari beberapa program peningkatan perekonomian tersebut, ia berharap dapat menakan keinginan para pemuda pergi merantau.

“APBD Sampang seyogyanya tidak hanya digunakan untuk bansos saja melainkan digunakan juga untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat agar dapat mandiri dan berkelanjutan sehingga terwujud  pengembangan ekonomi dan peningkatan taraf hidup masyarakat,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Relawan Saling Serang, Rakyat Jadi Korban: Siapa yang Sebenarnya Dibela?

Fenomena Relawan Bertengkar dan Krisis Arah Perjuangan Trankonmasinews - Fenomena relawan yang saling bertengkar belakangan ini menjadi perhatian publik. Di...

HotNews

Rakyat

Relawan Saling Serang, Rakyat Jadi Korban: Siapa yang Sebenarnya Dibela?

Fenomena Relawan Bertengkar dan Krisis Arah Perjuangan Trankonmasinews - Fenomena relawan yang saling bertengkar belakangan ini menjadi perhatian publik. Di berbagai ruang, baik nyata maupun...
Narkoba

Apel Ikrar Bebas Narkoba dan HP Ilegal, Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Tegaskan Zero...

Komitmen Bersama Berantas Narkoba di Dalam Lapas Jakarta, Trankonmasinews - 21 April 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam...
Kebijakan

Ketika Kebijakan Pusat Diabaikan: Ada Apa di Balik Penolakan WFH?

Oleh : Sriyanto Ahmad, C.PLA, C.LO, C.Me, Ketika Kebijakan Pusat Diabaikan: Ada Apa di Balik Penolakan WFH? Magelang, Trankonmadinews - Keputusan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk tidak...
Kepala desa

Sedekah Tanpa Pamrih: Menebar Kebaikan di Tengah Semarak Musim Pemilihan Kepala Desa

Trankonmasinews - Di tengah riuh rendah dan semangat yang menyelimuti pelaksanaan pemilihan kepala desa atau yang biasa disebut Pilkades, suasana di berbagai pelosok dusun...
Bandara

Bandara Douw Aturure Nabire: Dari Landasan Sunyi Menuju Pusat Pergerakan Ekonomi Papua Tengah

Trankonmasinews - Pembangunan Bandara Douw Aturure di Nabire bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Di mata rakyat, ini adalah harapan yang lama ditunggu—sebuah pintu pembuka...
Hukum

Bayang-bayang Tradisi dan Hukum: Mengupas Fenomena Judi Dadu dan Sambung Ayam di Tengah Masyarakat

Trankonmasinews - Di berbagai pelosok daerah, masih terdapat kegiatan yang menjadi perdebatan panjang antara nilai tradisi, ekonomi, dan hukum. Dua aktivitas yang sering menjadi...
Mbg

MBG: Antara Harapan Rakyat dan Realita di Lapangan

Trankonmasinews - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal digadang-gadang sebagai solusi besar: memperbaiki gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat. Di atas kertas, program MBG...
BBM

TAJUK RENCANA: BBM Subsidi Ketika Aturan Menabrak Realita Desa

Oleh: Redaksi Trankonmasinews Trankonmasinews - Kebijakan tentang BBM subsidi kembali menyisakan ironi yang menyakitkan bagi rakyat kecil, khususnya mereka yang tinggal di pedesaan. Di atas...
Rakyat

Relawan Saling Serang, Rakyat Jadi Korban: Siapa yang Sebenarnya Dibela?

Fenomena Relawan Bertengkar dan Krisis Arah Perjuangan Trankonmasinews - Fenomena relawan yang saling bertengkar belakangan ini menjadi perhatian publik. Di berbagai ruang, baik nyata maupun...

More Articles Like This