1 buah catatan,Beberapa warga Papanrejo menilai ‘Ada kejanggalan’ terkait lelang di Kantor Kepala Desa Papanrejo Gubug Jateng, Di duga kuat Lakukan Penyimpangan

Must Read


  • TRANKONMASINEWS.COM – Gubug – Maju mundurnya suatu Desa tergantung Kepala Desa beserta Perangkatnya.Sudah sepatutnya dalam Pengelolaan management yang baik. Seperti Bondo Deso atau Kas Desa adalah sesuatu hal yang dimiliki oleh Desa yang bisa dipergunakan untuk kepentingan masyarakat, biasanya terdiri atas bidang tanah, dan lainnya.

Desa Papanrejo Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, telah melaksanakan penjualan Lelang Tanah Kas Desa Seluas 13,14 Ha, masa Penggarapan 2(dua) musim tanam ( MT.II ) sampai musim tanam (MT I) Tahun 2023, dengan hasil perolehan lelang sebesar Rp. 253.400.000 dan sudah di setor ke Rekening Kas Desa BKK Grobogan Sebesar Rp. 254.400.000. Dalam acara tersebut Yang telah dihadiri Panitia Lelang pada tanggal 13 April 2023.Tema berita 1 buah catatan,Beberapa warga Papanrejo menilai ‘Ada kejanggalan’ terkait lelang di Kantor Kepala Desa Papanrejo Gubug Jateng, Di duga kuat Lakukan Penyimpangan, ini sangat tepat.

Menjadi pertanyaan, Hasil yang di setor ke BKK Grobogan tersebut Berbeda dengan hasil lelang Yang sudah ditanda tangani oleh Kepala Desa Papanrejo dan Ketua Panitia Lelang Sulasi pada tanggal 13 April 2023 total hasil lelang sebesar Rp. 286.200.000.

BACA JUGA  Babinsa Cek Harga Sembako di Wilayah

Dengan mendapatkan informasi adanya perbedaan Jumlah Hasil Lelang dan Yang di setorkan ke BKK Grobogan tersebut untuk mengetahui sejauh mana kebenaran informasi terkait hasil lelang tanah kas desa Papanrejo, Awak media mengkonfirmasi ke Balai Desa Papanrejo pada hari Jumat (03/11/23).

Awak media langsung ditemui Kepala desa dan sekretaris desa papanrejo yang kebetulan ada acara dari tim monitoring Evaluasi dan pembinaan Kecamatan Gubug kabupaten Grobogan, yang dihadiri oleh Camat Gubug Bambang Supriyadi, S.Sos., Sekcam Wahyuningrum, Kapolsek Gubug Iptu Sunarto, Danramil gubug Kapten Arh Slamet, Kasi Tapem Gatot, Staff PMD Andi, Staff Tapem Fajar, Pendamping Desa Rudi, Pendamping Lokal Desa Rival Ahmad.

Setelah selesei acara monitoring kemudian Awak media mengkonformasi Kepala Desa terkait perbedaan Hasil Lelang Kas Desa dan Yang di setorkan Ke BKK Grobogan, Saat di tanya,Suwarno selaku Kepala desa Papanrejo menuturkan,’ Kebutuhan desa terkadang banyak luar biasa, di satu sisi dana belum cair ,ada lagi kebutuhan yang lain bermunculan, sampai mengatur keuangan mumet, makanya dana lelang tersebut sebagian tidak kita setorkan dulu ,guna buat nalangi kekurangan buat kebutuhan desa,’ jelasnya.

BACA JUGA  Wisata Kaliurang Para Wisatawan Bikin Penasaran Apa Itu!!

Di sisi lain sekretaris Desa juga membenarkan bahwa semuanya itu sudah di Musdeskan, imbuhnya. Sudah kami setorkan ke Bank BKK sisanya tersebut jadi tidak ada permasalahan.

32 juta 800 di kembalikan atau di masukkan ke Bank BKK ada jeda 5 bulan. Sekdes tidak mau menjelaskan siapa yang meminjam uang hasil lelang tanah Desa tersebut.

menurut warga Papanrejo Budi Purnomo (40) dia sangat prihatin dengan kondisi Desanya, seharusnya mereka jujur dengan masyarakat, jangan ada yang disembunyikan, contohnya seperti sekarang ini hasil lelang tanah kas Desa sebesar 286.200.000 juta kenapa yang dimasukkan ke PT Bank BKK halnya 253.400.000, juta?

“seharusnya mereka paham dengan undang – undang No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik ( K I P ) agar masyarakat tau bahwa anggaran Dana Desa atau PAD ( Pendapatan Asli Daerah ) tersebut jelas.

“jelas Budi,” Desa Papanrejo memang menjadi sorotan Publik beberapa bulan ini,kata dia saat di temui di Kantornya jalan Semarang-Purwodadi KM 23.

Media di Indonesia terus berjuang melakukan ‘Sosial Control’ kepada instansi manapun demi tegaknya kebenaran. Kali ini Perusahaan media semakin bertambah, di perkirakan ada 4800 Perusahaan media pada saat ini, dan siap bekerja untuk NKRI, agar supaya Indonesia terjaga, baik segi hukum maupun demi kepentingan warga yang terzholimi. Wartawan dari media trankonmasinews.com kini berencana akan bekerjasama melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, oleh para media terkemuka yang lain, dalam hal ini kita semua media bersatu padu membangun bangsa, mencerdaskan bangsa serta mengawasi jalannya Aktifitas Negara.

BACA JUGA  Pj Bupati Hanung Silaturahmi dan Menginap di Wanarata Purwojati

Tidak kalah pentingnya para media selalu lakukan kontrol sosial dari tingkat terendah contohnya tingkat lingkungan RT sampai ke tingkat yang lebih jauh tingga sampai ke Kepala Negara. Sebagai seorang Wartawan seperti contohnya Adi dari media Kabar Daerah, beliau selalu semangat dalam membidik yang namanya ketidak benaran pada kususnya lingkup wilayah Jawa Tengah. 05-11-2023(Pewarta: Hadi P.).

Baca juga :

#Ada aroma tidak sedap Terkait Lelang Tanah Kas Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan-https://www.suarakpk.com/2023/11/ada-aroma-tidak-sedap-terkait-lelang.html

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Modus “Hapus BI Checking” Kembali Makan Korban, Rakyat Kecil Terjebak Harapan Palsu

Trankonmasi news - Di tengah tekanan ekonomi yang semakin menghimpit, rakyat kecil kembali menjadi korban praktik penipuan berkedok solusi...

HotNews

Modus

Modus “Hapus BI Checking” Kembali Makan Korban, Rakyat Kecil Terjebak Harapan Palsu

Trankonmasi news - Di tengah tekanan ekonomi yang semakin menghimpit, rakyat kecil kembali menjadi korban praktik penipuan berkedok solusi keuangan. Modus “hapus BI Checking” dan...
Rakyat

Relawan Saling Serang, Rakyat Jadi Korban: Siapa yang Sebenarnya Dibela?

Fenomena Relawan Bertengkar dan Krisis Arah Perjuangan Trankonmasinews - Fenomena relawan yang saling bertengkar belakangan ini menjadi perhatian publik. Di berbagai ruang, baik nyata maupun...
Narkoba

Apel Ikrar Bebas Narkoba dan HP Ilegal, Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Tegaskan Zero...

Komitmen Bersama Berantas Narkoba di Dalam Lapas Jakarta, Trankonmasinews - 21 April 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam...
Kebijakan

Ketika Kebijakan Pusat Diabaikan: Ada Apa di Balik Penolakan WFH?

Oleh : Sriyanto Ahmad, C.PLA, C.LO, C.Me, Ketika Kebijakan Pusat Diabaikan: Ada Apa di Balik Penolakan WFH? Magelang, Trankonmadinews - Keputusan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk tidak...
Kepala desa

Sedekah Tanpa Pamrih: Menebar Kebaikan di Tengah Semarak Musim Pemilihan Kepala Desa

Trankonmasinews - Di tengah riuh rendah dan semangat yang menyelimuti pelaksanaan pemilihan kepala desa atau yang biasa disebut Pilkades, suasana di berbagai pelosok dusun...
Bandara

Bandara Douw Aturure Nabire: Dari Landasan Sunyi Menuju Pusat Pergerakan Ekonomi Papua Tengah

Trankonmasinews - Pembangunan Bandara Douw Aturure di Nabire bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Di mata rakyat, ini adalah harapan yang lama ditunggu—sebuah pintu pembuka...
Hukum

Bayang-bayang Tradisi dan Hukum: Mengupas Fenomena Judi Dadu dan Sambung Ayam di Tengah Masyarakat

Trankonmasinews - Di berbagai pelosok daerah, masih terdapat kegiatan yang menjadi perdebatan panjang antara nilai tradisi, ekonomi, dan hukum. Dua aktivitas yang sering menjadi...
Mbg

MBG: Antara Harapan Rakyat dan Realita di Lapangan

Trankonmasinews - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal digadang-gadang sebagai solusi besar: memperbaiki gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat. Di atas kertas, program MBG...
Modus

Modus “Hapus BI Checking” Kembali Makan Korban, Rakyat Kecil Terjebak Harapan...

Trankonmasi news - Di tengah tekanan ekonomi yang semakin menghimpit, rakyat kecil kembali menjadi korban praktik penipuan berkedok solusi keuangan. Modus “hapus BI Checking” dan...

More Articles Like This