Aktivis Lingkungan Sriyanto Ahmad Soroti Tambang Ilegal Merapi dan Pengerukan Tanah Tol Jogja–Bawen

Must Read
MAGELANG, Trankonmasinews – Aktivis Lingkungan Sriyanto Ahmad Soroti Tambang Ilegal Merapi dan Pengerukan Tanah Tol Jogja–Bawen, Aktivitas tambang ilegal di kawasan lereng Merapi kembali menjadi perhatian para pegiat lingkungan. Ketua Lembaga Lingkungan Hidup Trans Global Green Indonesia (Trangreendo), Sriyanto Ahmad, menyoroti maraknya penambangan yang dinilai berpotensi merusak ekosistem dan mengancam keseimbangan alam di wilayah sekitar Gunung Merapi.

Sriyanto Ahmad merupakan aktivis pegiat sosial di bidang lingkungan hidup yang tinggal di Muntilan, Kabupaten Magelang. Melalui organisasi yang dipimpinnya, ia aktif menyuarakan berbagai persoalan lingkungan yang terjadi di kawasan lereng Merapi dan wilayah sekitarnya.

Menurut Sriyanto, aktivitas tambang ilegal di lereng Merapi harus menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Ia menilai praktik penambangan tanpa pengawasan yang ketat dapat menimbulkan berbagai dampak seperti kerusakan lahan, penurunan kualitas tanah, hingga perubahan aliran sungai yang dapat meningkatkan risiko bencana.

Tambang Ilegal di Lereng Merapi Dinilai Mengancam Lingkungan

“Lereng Merapi memiliki fungsi ekologis yang sangat penting. Jika penambangan dilakukan secara tidak terkendali, maka dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat luas,” ujar Sriyanto.

BACA JUGA  Disperindagkop Kota Adakan Pelatihan Olahan Makanan Daging & Ikan, Menggali Potensi Daerah

Kawasan lereng Merapi selama ini dikenal sebagai wilayah yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain menjadi daerah resapan air, kawasan tersebut juga berfungsi sebagai penyangga lingkungan bagi wilayah di sekitarnya.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas penambangan yang tidak terkontrol semakin banyak ditemukan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak, terutama para pegiat lingkungan yang melihat adanya potensi kerusakan alam yang lebih luas.

Selain menyoroti persoalan tambang ilegal di Merapi, Sriyanto Ahmad juga mengangkat isu pengerukan tanah yang diduga berkaitan dengan proyek pembangunan jalan tol Jogja–Bawen. Aktivitas tersebut diketahui sempat menuai protes dari sebagian warga karena dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak lingkungan.

Baca juga :  Jangan Biarkan Program Makan Bergizi Gratis Menjadi Ladang Bisnis

Menurut Sriyanto, pembangunan infrastruktur seperti jalan tol memang memiliki tujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperlancar konektivitas antarwilayah. Namun demikian, proses pembangunan tersebut tetap harus memperhatikan aspek lingkungan dan dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Karena dengan mengabaikan dampak lingkungan akibatnya akan terjadi longsor dan banjir seperti yang baru baru ini terjadi fi wilayah Indonesia.

BACA JUGA  Perkara UMKM CV New Kuda Mas vs PT Adonia Footwear Indonesia Resmi Masuk Pokok Sidang

Ia menilai bahwa kegiatan pengerukan tanah untuk proyek tol Jogja–Bawen perlu dilakukan secara transparan serta diawasi secara ketat agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan yang lebih besar.

“Pembangunan memang penting, tetapi harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Jangan sampai pembangunan justru menimbulkan kerusakan yang merugikan masyarakat,” kata Sriyanto.

Sriyanto juga menegaskan bahwa pemerintah daerah dan instansi terkait perlu meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas penambangan maupun pengerukan tanah di wilayah lereng Merapi. Penegakan hukum terhadap tambang ilegal dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitar mereka. Menurutnya, menjaga alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Melalui lembaga Trans Global Green Indonesia (Trangreendo), Sriyanto terus mendorong berbagai upaya edukasi lingkungan kepada masyarakat. Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam dapat terus meningkat.

Gerakan kepedulian terhadap lingkungan yang dilakukan oleh Sriyanto Ahmad menunjukkan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian alam. Dengan adanya partisipasi masyarakat dan pengawasan yang kuat, diharapkan berbagai aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan dapat dicegah.

BACA JUGA  Detik-detik Relawan Sriyono (Calon DPR Kota Semarang), Menggundul Rambut secara Berjamaah

Pembangunan Infrastruktur Harus Ramah Lingkungan

Sriyanto juga berharap pembangunan di wilayah sekitar Merapi dapat berjalan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kelestarian alam.

“Lingkungan adalah warisan untuk generasi mendatang. Karena itu kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya,” ujarnya.

Isu tambang ilegal di lereng Merapi dan pengerukan tanah untuk proyek tol Jogja–Bawen menjadi pengingat bahwa pembangunan dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Tanpa pengelolaan yang baik, kerusakan alam dapat menimbulkan dampak jangka panjang bagi kehidupan masyarakat.

Dengan semakin banyaknya pegiat lingkungan yang bersuara, diharapkan kesadaran untuk menjaga alam semakin kuat sehingga kelestarian lingkungan di kawasan Merapi dapat tetap terjaga bagi generasi mendatang.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

Penumpang Bus Asal Lampung Meninggal Dunia di Pinggir Jalan Solo–Semarang, Diduga Karena Sakit

Perjalanan Jauh Berakhir Duka di Boyolali BOYOLALI, Trankonmasinews - Perjalanan jauh seorang penumpang bus asal Lampung berakhir tragis setelah ditemukan...

HotNews

Penumang

Penumpang Bus Asal Lampung Meninggal Dunia di Pinggir Jalan Solo–Semarang, Diduga Karena Sakit

Perjalanan Jauh Berakhir Duka di Boyolali BOYOLALI, Trankonmasinews - Perjalanan jauh seorang penumpang bus asal Lampung berakhir tragis setelah ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan...
Masjid

Menjaga Kesucian Masjid dan Keikhlasan Sedekah di Tengah Dinamika Pilkades

Trankonmasinews - Di tengah semangat kebersamaan warga desa, kegiatan sosial seperti Jumat Berkah menjadi salah satu wujud nyata kepedulian antar sesama. Namun, ketika kegiatan di...

Penguatan Koperasi Jadi Kunci Ekonomi Lokal Kota Bogor

Pelatihan Perkoperasian Jadi Langkah Nyata Pemberdayaan Masyarakat HUMPROBUP, Trankonmasinews - Adityawarman Adil menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan Pelatihan Perkoperasian yang digelar di Aula Kecamatan...
Modus

Modus “Hapus BI Checking” Kembali Makan Korban, Rakyat Kecil Terjebak Harapan Palsu

Trankonmasi news - Di tengah tekanan ekonomi yang semakin menghimpit, rakyat kecil kembali menjadi korban praktik penipuan berkedok solusi keuangan. Modus “hapus BI Checking” dan...
Rakyat

Relawan Saling Serang, Rakyat Jadi Korban: Siapa yang Sebenarnya Dibela?

Fenomena Relawan Bertengkar dan Krisis Arah Perjuangan Trankonmasinews - Fenomena relawan yang saling bertengkar belakangan ini menjadi perhatian publik. Di berbagai ruang, baik nyata maupun...
Narkoba

Apel Ikrar Bebas Narkoba dan HP Ilegal, Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Tegaskan Zero...

Komitmen Bersama Berantas Narkoba di Dalam Lapas Jakarta, Trankonmasinews - 21 April 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam...
Kebijakan

Ketika Kebijakan Pusat Diabaikan: Ada Apa di Balik Penolakan WFH?

Oleh : Sriyanto Ahmad, C.PLA, C.LO, C.Me, Ketika Kebijakan Pusat Diabaikan: Ada Apa di Balik Penolakan WFH? Magelang, Trankonmadinews - Keputusan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk tidak...
Kepala desa

Sedekah Tanpa Pamrih: Menebar Kebaikan di Tengah Semarak Musim Pemilihan Kepala Desa

Trankonmasinews - Di tengah riuh rendah dan semangat yang menyelimuti pelaksanaan pemilihan kepala desa atau yang biasa disebut Pilkades, suasana di berbagai pelosok dusun...
Penumang

Penumpang Bus Asal Lampung Meninggal Dunia di Pinggir Jalan Solo–Semarang, Diduga...

Perjalanan Jauh Berakhir Duka di Boyolali BOYOLALI, Trankonmasinews - Perjalanan jauh seorang penumpang bus asal Lampung berakhir tragis setelah ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan...

More Articles Like This