Diduga Aniaya Hewan dan Rusak Rumah Warga, Pegawai KKP Terancam Sanksi Disiplin

Must Read

Diduga Aniaya Hewan dan Rusak Rumah Warga, Pegawai KKP Terancam Sanksi Disiplin

JAKARTA – Seorang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bernama Agus Perri Inkiriwang bakal menjalani pemeriksaan internal atas dugaan pelanggaran disiplin. Ia diduga melakukan pengrusakan rumah warga dan penganiayaan hewan, sebuah tindakan yang rekamannya viral di media sosial dan menuai kecaman keras dari publik, termasuk para aktivis pencinta hewan.

Kasus ini mencuat setelah beredarnya video yang menampilkan aksi Agus Perri Inkiriwang. Aksi tersebut tidak hanya merugikan korban secara material, tetapi juga merusak citra KKP sebagai lembaga pemerintah.

BACA JUGA: DPW GNPPI Jawa Barat Meminta BPD Pantai Mekar Harus Berani Dan Tegas Untuk Menyelesaikan BLT Dana Desa

Pelanggaran ini merujuk pada:
• Pasal 3 huruf f Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang mewajibkan setiap PNS untuk “menjaga kehormatan dan martabat PNS, Pemerintah, dan negara.”
• Pasal 5 huruf a PP Nomor 94 Tahun 2021, di mana pelanggaran ini dapat diklasifikasikan sebagai “pelanggaran terhadap larangan yang berkaitan dengan hal-hal yang dapat merugikan nama baik PNS, Pemerintah, dan/atau negara.”
• Pasal 4 ayat (1) huruf a Peraturan Menteri KKP Nomor 14 Tahun 2021 tentang Kode Etik dan Perilaku Pegawai, yang mewajibkan pegawai KKP untuk “menghormati dan menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia.”
• Pasal 4 ayat (1) huruf d Peraturan Menteri KKP Nomor 14 Tahun 2021, yang melarang pegawai KKP “melakukan perbuatan yang tercela, termasuk penganiayaan atau pengrusakan.”

BACA JUGA  Konferensi Pers GPK Aliansi Tepi Barat Kasus Kekerasan Pelecehan Seksual

Proses Penanganan dan Tanggapan KKP

Staf Pelayanan Informasi Publik KKP, Eri, membenarkan bahwa laporan pengaduan terkait dugaan pelanggaran oleh Perri Inkiriwang sudah diterima. “Sudah pernah ada laporan pengaduan terkait dugaan pelanggaran oknum pegawai KKP bernama Agus Perri Inkiriwang. Pegawai KKP di Direktorat Pengelolaan Kelautan,” ungkapnya.

Eri menambahkan bahwa video terkait perbuatan Perri Inkiriwang juga telah beredar di internal kantor KKP. Saat ini, aduan tersebut sedang ditangani oleh Bidang Kedisiplinan di Biro Sumber Daya Manusia Aparatur dan Organisasi Kementerian KKP.

Himawan Danang, pejabat di Bidang Kedisiplinan yang menangani kasus ini, memastikan bahwa pihaknya akan segera memanggil Perri Inkiriwang untuk diperiksa. “Setelah menonton video yang viral tersebut, kami berkesimpulan kasus ini akan diproses karena sebagai PNS, seharusnya hal ini tidak dilakukan,” tegas Himawan saat dikonfirmasi di kantor KKP, Senin (11/8/2025).

Sebagai tindak lanjut, tim Bidang Kedisiplinan juga akan turun langsung ke lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk mengumpulkan informasi secara tepat. “Kami akan turun langsung ke lokasi untuk memeriksa persoalan ini dari dua sisi. Apakah hal ini terkait dengan sengketa ahli waris atau ada persoalan lain, kami harus cek langsung di lokasi,” pungkasnya.

BACA JUGA  Ini Dugaan Peran Petrus Fatlolon Otak-Atik APBD KKT, Tanimbar Miskin Ekstrim.

Mencermati persoalan ini, pemerhati masalah hukum Dany Paulus mengatakan, kasus dugaan pengrusakan dan penganiayaan hewan yang melibatkan pegawai KKP ini menunjukkan adanya urgensi bagi pemerintah untuk menegakkan disiplin dan kode etik secara serius di lingkungan birokrasi.

“Perbuatan yang dilakukan oknum pegawai, seperti yang terekam dalam video viral, tidak hanya melanggar norma sosial dan hukum pidana, tetapi juga merusak citra lembaga dan martabat PNS secara keseluruhan,” ujar Dany Paulus dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (11/8/2025).

Menurutnya, PNS seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat, bukan sebaliknya. Perilaku tercela ini bisa mengikis kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. “Apalagi, kasus ini viral dan mendapat sorotan tajam dari Masyarakat dan aktifis pencinta hewan, sehingga respons dari KKP harus mencerminkan komitmen mereka untuk menjaga integritas dan profesionalisme,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest News

DPD FJI Magelang Resmi Dikukuhkan, Siap Ambil Peran dalam Pengendalian Sosial Masyarakat

Halal Bihalal FJI Se-DIY dan Jawa Tengah Jadi Momentum Penguatan Organisasi Magelang,Trankonmasinews – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Jihad Islam...

HotNews

DPD

DPD FJI Magelang Resmi Dikukuhkan, Siap Ambil Peran dalam Pengendalian Sosial Masyarakat

Halal Bihalal FJI Se-DIY dan Jawa Tengah Jadi Momentum Penguatan Organisasi Magelang,Trankonmasinews – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Jihad Islam (FJI) menggelar kegiatan Halal Bihalal...
Boyolali

Satresnarkoba Polres Boyolali Ungkap Peredaran Obat Terlarang, Ratusan Butir Disita

Kasus Peredaran Obat Terlarang Terungkap di Ngemplak Boyolali Boyolali, Trankonmsinews - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Boyolali kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang...
Viralkan

VIRALKAN KORUPTOR, BUKAN SEKADAR OKNUM: SAAT NEGERI BUTUH KEWARASAN BERSAMA

Negeri: Ramai Bertengkar, Sepi Kepedulian Fenomena negeri saat ini terasa semakin memprihatinkan, sedikit sedikit viralkan, Di media sosial maupun di layar kaca, kita disuguhi pemandangan...
TNI

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Simo–Sambi Mulai Terwujud

Boyolali,Trankonmssinews — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Cemara, Desa Tempuran, Kecamatan Simo,...
Militer

Langit RI Dibuka untuk Militer AS? Dokumen Bocor Picu Alarm Kedaulatan Nasional

Jakarta , Trankonmasinews — Isu sensitif kembali mengguncang ruang publik Indonesia. Kali ini, menyangkut dugaan rencana pemberian akses lintas udara tanpa batas (blanket overflight)...
AS Iran Gelar Negosiasi

AS Iran Gelar Negosiasi Langsung Pertama Sejak 1979, Apakah Perdamaian Mungkin?

AS Iran Gelar Negosiasi Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya sejak krisis diplomatik besar pada Revolusi Iran 1979,...
Trump

Trump Pertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran, Dunia Kembali Tegang

Trankonmasinews - Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan opsi “serangan militer terbatas” terhadap Iran. Wacana ini mencuat usai perundingan panjang selama...

Kearifan Jawa vs Mental Korup: Saat Elit Diam, Kebenaran Dikorbankan

Kearifan Jawa yang Tinggal Slogan Trsnkonmasinews - Di negeri yang katanya menjunjung tinggi budaya dan adab ketimuran, kita justru menyaksikan ironi yang semakin nyata. Kearifan...
DPD

DPD FJI Magelang Resmi Dikukuhkan, Siap Ambil Peran dalam Pengendalian Sosial...

Halal Bihalal FJI Se-DIY dan Jawa Tengah Jadi Momentum Penguatan Organisasi Magelang,Trankonmasinews – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Jihad Islam (FJI) menggelar kegiatan Halal Bihalal...

More Articles Like This